Satu Pemilik Kios Jadi Kontak Erat Pasien Covid-19, Kantin Balai Kota Solo Lockdown Sepekan

Satu Pemilik Kios Jadi Kontak Erat Pasien Covid-19, Kantin Balai Kota Solo Lockdown Sepekan

Selama sepekan per Senin-Jumat (9-13/11/2020), Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menutup sementara operasional kantin Kompleks Balai Kota Solo.

Hal ini dilatar belakangi lantaran adanya salah seorang pemilik kios dalam kantin tersebut yang menjadi kontak erat pasien positif Covid-19.

Ahyani selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo menyampaikan bahwa pasien positif tersebut adalah salah seorang pegawai Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo.

Pada hari Senin (9/11/2020) kemarin, Ahyani menuturkan, “Ia sehari-hari berada di kantin dengan istrinya. Makanya kami putuskan lockdown mengingat pasti ada interaksi. Kami langsung menggelar tracing pada Senin ini, disusul pengambilan swab”.

Ahyani juga menyampaikan bahwa dalam kantin Balai Kota Solo yang ditutup sementara karena kasus Covid-19 itu terdapat beberapa warung, dan per warung ada 2-3 orang. Semuanya akan menjalani tes swab. Jika hasilnya sudah keluar kantin akan kembali dibuka.

Baca Juga:  Pasien Covid-19 Tetap Bisa Nyoblos Saat Pilkada Berlangsung

Ia menambahkan, “Makanya enggak tahu tutup berapa hari, sementara sepekan dulu”..

Pihaknya mengaku tak bisa memastikan siapa yang menjadi pembawa sehingga menularkan virus tersebut.

Maka dari itu, Ahyani juga meminta masyarakat untuk selalu menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Ahyani menegaskan, “Sekarang sudah enggak ada batas ini dari dalam kota atau luar kota. Kalau ASN kami kan hampir separuhnya domisili luar kota, makanya enggak terdeteksi dari mana-mananya”.

Selain menjelaskan mengenai penutupan kantin balai kota Solo. Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo itu juga menginformasikan terkait perkembangan jumlah pegawai RSUD Ngipang, Banjarsari, Solo, yang tertular Covid-19. Jumlahnya kini bertambah menjadi 26 orang dari yang sebelumnya adalah 20 orang.

Baca Juga:  Haul Habib Ali Ditiadakan, Kapolresta Solo Sebut Bukan Soal Perizinan

Ahyani menyebut banyaknya jumlah nakes yang tertular membuat pelayanan terganggu. Terlebih jika harus tracing maka mereka yang uji swab wajib melakoni karantina mandiri sampai hasilnya keluar.

Tags: , ,