SE PPKM Jilid 2 di Solo Diteken. Apa Saja Isinya?

SE PPKM Jilid 2 di Solo Diteken. Apa Saja Isinya?

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan instruksi pemerintah pusat hingga 8 Februari mendatang. Pada PPKM tahap kedua itu beberapa aturan diperlonggar.

Aturan baru itu termuat dalam Surat Edaran Wali Kota Solo Nomor 067/136.

Untuk informasi, Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo terkait perpanjangan PPKM telah terbit.

Aturan tersebut resmi diberlakukan mulai hari Selasa (26/1/2021) pukul 00.00 WIB.

Sejumlah aturan diubah dalam SE Wali Kota Solo nomor 067/136 tersebut.

Inilah aturan-aturan yang berubah dibandingkan SE Wali Kota Solo yang sebelumnya bernomor 067/036.

Yang pertama yakni mengenai jam operasional mal dan pusat perbelanjaan yang dibuka pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB.

Seperti yang diketahui, pada aturan sebelumnya hanya sampai pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:  Apa Agenda Perdana Gibran Usai Dilantik?

Jam buka toko ritel hingga toko kelontong tidak diatur. Tetapi jam operasional mereka dibatasi sampai pukul 21.00 WIB.

Pada hari Senin (25/1/2021) kemarin, Ahyani selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Solo menuturkan, “Intinya sebetulnya protokol kesehatan. Kalau waktunya terbatas, sedangkan orangnya banyak justru terjadi penumpukan”.

Sementara itu, destinasi wisata diperbolehkan buka hingga pukul 15.00 WIB dengan kapasitas 30 persen.

Untuk tempat hiburan malam, arena olahraga, game online dan warnet diperbolehkan buka sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas 50 persen.

Pasar tradisional boleh beroperasi sampai pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, pasar hanya boleh beroperasi pukul 18.00 WIB. Pasar tumpah yang sebelumnya dilarang, kini dibatasi hanya untuk 50 persen pedagang.

Baca Juga:  Rumkitlap Benteng Vastenburg Jadi Lokasi Vaksinasi

Terkait acara pernikahan, prosesi akad nikah atau pemberkatan tidak boleh dilaksanakan di rumah.

Sedangkan resepsi pernikahan diperbolehkan dilaksanakan di gedung pertemuan atau hotel.

“Dibatasi 300 orang dan tidak boleh melebihi 50 persen kapasitas. Pelaksanaan dibatasi dua jam. Hidangan harus dikardus dan dibawa pulang”, jelas Ahyani.

Hal yang sama juga untuk pertemuan di hotel, dibatasi untuk kapasitas 25 persen ruangan dan tak lebih dari 150 orang. Mengenai durasi waktu dibatasi hanya dua jam.

Terkait penerapan sanksi adalah masih sama dengan aturan sebelumnya.

Pelaku usaha yang melanggar akan diberi sanksi mulai dari teguran hingga ditutup tempat usahanya sampai dua bulan.

Tags: , ,