Sehari Tambah 53 Kasus, Sragen Kembali Jadi Zona Merah Covid-19

Sehari Tambah 53 Kasus, Sragen Kembali Jadi Zona Merah

Pada hari Kamis (12/11/2020) kemarin, penambahan kasus pasien positif Covid-19 di Sragen sebanyak 53 orang dalam sehari. Hal tersebut membuat Sragen kembali menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

Sejak awal pandemi bulan Maret lalu, total sudah ada 1.024 pasien Covid-19 di Sragen.

Tatag Prabawanto selaku Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sragen menjelaskan, bahwa jumlah pasien yang terkonfirmasi positif sudah tembus 1.000 orang.

Di sisi lain, lonjakan pasien Covid-19 di Sragen juga cukup cepat setelah hasil tracing.

Tatag menuturkan, “Sragen red zone lagi, ada peningkatan cukup tinggi”.

Selain lonjakan tersebut, pada hari yang sama juga terdapat penambahan pasien meninggal sebanyak dua orang.

Baca Juga:  Partai Bulan Bintang Dukung Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

Sementara itu, Hargiyanto -Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen- menyampaikan bahwa peringatan hari kesehatan nasional (HKN) tahun ini memang berbeda karena tengah dirundung pandemi Covid-19.

Hargiyanto menjelaskan bahwa pemkab sudah berupaya untuk melakukan pencegahan, serta mengintensifkan penelusuran kontak tracing pasien.

Hargiyanto mengaku bahwa pihaknya sudah berupaya seoptimal mungkin untuk menjalankan penanganan Covid-19 secara prosedur.

Ia menyampaikan, “Sudah kami kerjakan, dari testing, tracing, dan treatment-nya sudah dikerjakan”.

Namun, ia juga tidak memungkiri bahwa ada penambahan pasien dan angka kematian akibat Covid-19.

“Kami sebagai orang kesehatan ya berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Sudah seperti ini kami masih saja dihujat. Kami telusuri masih ada yang dimarahi. Dianggap meng-covid-kan, mengirim orang ke Technopark dikira dibayar, padahal kami (pemkab) yang keluar biaya. Kadang ada juga yang putar balikkan,” tambahnya.

Baca Juga:  FPI Solo Tepis Kultuskan Habib Rizieq

Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau agar masyarakat terus melaksanakan protokol kesehatan seperti jaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker, dan selalu cuci tangan pakai sabun.

Untuk informasi, pada hari Kamis (12/11/2020)kemarin, pasien yang dinyatakan sembuh terdapat 18 orang. Secara kumulatif, total sudah ada 794 pasien yang sembuh. Sementara pasien meninggal mencapai 44 orang. Dirawat sebanyak 186 pasien.

Tags: , ,