Selama Kampanye Pilkada, Tim Cyber Polres Sragen Pantau Media Sosial

Selama Kampanye Pilkada, Tim Cyber Polres Sragen Pantau Media Sosial

Selama masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, Polres Sragen menerjunkan tim cyber untuk melakukan pemantauan terhadap media sosial (medsos).

AKBP Yuswanto Ardi selaku Kapolres Sragen menjelaskan bahwa tim cyber tersebut akan melakukan pemantauan terhadap ujaran kebencian dan provokasi yang dilakukan melalui di media sosial.

Menurutnya, hal tersebut akan mempengaruhi kondusivitas Bumi Sukowati selama tahapan Pilkada.

Pada hari Jumat (30/10/2020) kemarin, Yuswanto menuturkan, “Masyarakat kami minta untuk menggunakan medsos secara bijak agar tidak terjerat kasus hukum. Karena berdasarkan dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana penjara paling lama enam tahun”.

Baca Juga:  Ganjar Setujui Usulan Wali Kota Solo Soal Asrama Haji Boyolali Jadi RS Darurat Covid-19

Mengenai dengan Pilkada di tengah pandemi, Polres Sragen memastikan dapat berjalan aman, baik dari berbagai intimidasi gangguan keamanan dan ancaman virus corona (Covid-19).

Kapolres menambahkan, “Kita dalam kondisi luar biasa pemilu dalam kondisi pandemi, ini tantangan kita. Masyarakat harus kita yakinkan dengan edukasi sehingga pilkada nanti tidak kontra produktif”.

Sementara itu, Bawaslu Sragen tetap melakukan pemantauan terhadap potensi terjadinya praktek politik uang dalam proses pelaksanaan Pilkada.

Khoirul Huda -Komisioner Bawaslu Divisi Hukum dan Humas- menuturkan, “Politik uang tetap saja menjadi fokus pengawasan. Pengawasan akan kita lakukan secara berjenjang mulai dari Bawaslu , kecamatan hingga ke tingkat desa. Agar kasus praktek politik uang ini tidak terjadi, sosialisasi akan terus kita lakukan”.

Tags: , ,