Selvi Ananda Blusukan untuk Cegah Stunting

Selvi Ananda Blusukan untuk Cegah Stunting

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Solo yakni Selvi Ananda, melakukan blusukan pada hari Jumat 912/3/2021) kemarin.

Pada kesempatan tersebut, istri Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka itu mengunjungi Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon.

Saat kunjungan itu, Selvi memberikan pengarahan kepada para ibu rumah tangga mengenai pencegahan stunting pada anak.

Kedatangannya di Mojo adalah untuk menekankan program prioritas penurunan angka stunting atau tinggi badan kurang pada anak. Pasalnya, di wilayah itu masih terjadi kasus stunting.

Langkah Selvi tersebut adalah terkait juga dengan dijadikannya Solo daerah percontohan program pendataan keluarga dan penurunan angka stunting oleh BKKBN.

Secara umum angka stunting Kota Bengawan tergolong rendah di Indonesia.

Begitu juga angka kematian ibu hamil di Kota Solo masih terbilang rendah.

Selvi mengatakan, “Kami bertekad semakin fokus pada penanganan kesehatan ibu hamil dan anak balita supaya angka stunting semakin turun. Imbasnya anak tumbuh cerdas dan ibunya sehat”.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi stunting sangat berbahaya bagi anak. Stunting akan mempengaruhi kesehatan organ, kecerdasan, serta rentan terhadap penyakit.

“Harus dibukakan pemahaman, ibu menjadi cikal bakal generasi penerus bangsa. Maka stunting harus dicegah,” ujarnya.

Menurutnya, pencegahan stunting perlu dilakukan antara lain dengan memperhatikan kecukupan gizi ibu hamil.

Selain itu juga dengan menghindari pernikahan dini, memperhatikan pola asuh 1.000 hari usia anak dengan memberikan ASI eksklusif. Kemudian pemeriksaan kesehatan rutin dan mengikuti kelas hamil.

Perlu diketahui selama 2020, Kota Surakarta sudah mengalami kemajuan dan memenuhi target terkait data Keluarga Berencana. Di antaranya, capaian KB yang sudah 66,21 % dan angka Fertility Rate 1,8 %, padahal pemerintah pusat baru menargetkan angka 2,1% pada 2021 ini.

Angka yang diperoleh melebihi target yang dipatok pusat sebesar 2,1 %. Pemkot di bawah bimbingan Ketua PKK bertekad mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya tahun ini.

“Harus terus berlanjut, mulai dari generasi remaja. Supaya angka kepadatan penduduk di Surakarta ini bisa dikendalikan, masyarakat semakin sadar, bahwa dua anak lebih sehat dan lebih baik. Juga tentunya agar terbentuk keluarga yang berkualitas dan sejahtera”, katanya.

Tags: , ,