Siaga Hadapi Bencana, 932 Personel Gabungan di Solo Disiapkan

Siaga Hadapi Bencana, 932 Personel Gabungan di Solo Disiapkan

Sebanyak 932 personel gabungan disiagakan untuk menghadapi bencana di Kota Solo.

Apalagi salah satu yang diwaspadai adalah datangnya fenomena alam La Nina yang diprediksi terjadi pada akhir Oktober 2020 ini.

Pada hari Selasa (27/10) kemarin, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak -Kapolres Solo- menuturkan, “Kami siap menghadapi bencana. Khusus di Solo ancaman banjir meluapnya sungai dan bencana alam di Solo perlu diwaspadai”.

Ade menegaskan bahwa untuk antisipasi bencana La Nina diprediksi antara Oktober hingga awal Januari mendatang. Tidak hanya bencana alam, wabah Covid-19 juga perlu diwaspadai.

Dampak fenomena alam tersebut atau La Nina yakni munculnya cuaca ekstrem di wilayah Kota Solo sekitarnya.

Baca Juga:  Sidang Perdana Rusuh Mertodranan Sudah Digelar Di Semarang, Kenapa Tidak di Solo?

Sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ada potensi ancaman bencana yang bakal terjadi akibat fenomena La Nina di Tanah Air.

Ade Safri menambahkan, “Kami memberlakukan tanggap bencana sampai awal tahun depan. Sementara terkait anggaran bencana ada di BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)”.

Sementara itu, FX Hadi Rudyatmo selaku Wali Kota Solo menyampaikan bahwa menyediakan dana tidak terduga senilai Rp 153 miliar.

Dana ini disiapkan untuk menghadapi bencana alam akibat fenomena La Nina. Anggaran tersebut akan ditambah jika terjadi sesuatu di Kota Solo.

“Kami mengimbau pada warga, jika terjadi hujan lebat dan angin jangan sampai berteduh di bawah pohon karena dapat membahayakan jiwa,” ujar Rudy

Baca Juga:  Permintaan Kartu Kuning Melonjak, Disnaker Karanganyar: Masyarakat Kebiasaan Mendadak

Dalam apel hari Selasa kemarin itu juga dilakukan pengecekan seluruh alat kebencanaan. Pengecekan mulai dari alat mesin pemotong pohon, mobil ambulans, perahu karet, logistik, tim medis dan lainnya dari semua petugas maupun relawan.

Tags: , ,