SMK Solo Kompak Gelar UAS Gasal dengan Dua Metode

SMK di Solo akan mulai melaksanakan ujian akhir semester (UAS) gasal pada tengah bulan ini. Namun sebagian SMK telah memulai UAS gasal mulai pekan ini.

Mata pelajaran muatan nasional dan muatan kewilayahan yang bersifat tertulis dilaksanakan secara online atau dalam jaringan (daring) sedangkan ujian praktik diadakan di sekolah dengan penerapan protokol kesehatan.

Salah satu SMK yang segera menggelar UAS gasal adalah SMK Sahid Solo. Kepala SMK Sahid Solo, Naim Mabruri, mengatakan di mulai Senin (09/11/2020) ini.

“Iya. Mata pelajaran muatan nasional dan muatan kewilayahan nanti daring. Soalnya nanti kami siapkan tidak dalam bentuk pilihan ganda, tetapi dalam bentuk esai,” ujarnya, Sabtu (07/11/2020).

Ia menjelaskan dalam soal esai siswa diberi kebebasan untuk mencari referensi. Waktunya pun fleksibel sehingga mereka bisa menggali pengetahuan lebih dalam pada esai tersebut.

Baca Juga:  Angka Kasus Covid-19 Solo Meledak, Sehari Tambah 100 Kasus Baru

“Esai ini membutuhkan kemampuan analisis, memberikan tanggapan/pendapat, pengamatan, perbandingan/studi komparatif. Sehingga, siswa kami persilakan untuk bertanya, membuka buku, atau mencari sumber-sumber yang mereka butuhkan,” imbuhnya.

Sedangkan ujian produktif akan tetap dilaksanakan di sekolah. Nanti siswa yang masuk maksimal dua kelas dan masing-masing akan dibagi dalam dua klaster untuk menghindari kerumunan yang dapat menimbulkan risiko penularan Covid-19.

“Untuk mata pelajaran produktif sudah kami skemakan dengan uji kompetensi. Satu hari hanya dua kelas yang masuk dan dua mata pelajaran produktif yang penilaiannya kita kolaborasikan antara guru satu dengan guru lainnya yang kompetensi dasarnya bersinggungan,” imbuhnya.

Sementara itu, SMK Muhammadiyah 5 Solo baru akan menyelenggaran UAS gasal pada 18 November 2020. Kepala SMK Muhammadiyah 5 Solo Baru,  Elly Elliyun, menjelaskan hal yang sama dengan Naim soal mekanisme UAS. Namun karena adanya keterbatasan sarana komunikasi atau gawai, sebagian akan mengerjakan di sekolah dengan bantuan peralatan di laboratorium komputer atau meminjam gawai guru.

Baca Juga:  Partai Gerindra Berkomitmen Target Kemenangan Untuk Gibran-Teguh 92 Persen

“Memang sebagian siswa kami dan keluarganya tidak memiliki gawai sehingga mereka nanti datang ke sekolah menggunakan komputer di lab maupun pinjam ponselnya guru. Ini sudah biasa kami lakukan. Yang jelas saat mereka ke sekolah di masa pandemi Covid-19 ini mereka harus taat protokol kesehatan,” ujarnya.

Demikian pula dengan ujian mata pelajaran produktif, pihak sekolah akan mengatur kedatangan siswa sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sementara itu, Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK, Bangkit Budiarto menyebut SMK-SMK negeri akan menyelenggarakan UAS gasal pada pertengahan November,” ujarnya.

Tags: , ,