Soal Larangan Mudik 2021, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Solo

Soal Larangan Mudik 2021, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Solo

Masyarakat terus diingatkan agar patuh untuk tidak mudik lebaran tahun ini.

Seperti yang diketahui, Pemerintah memberlakukan pengetatan mobilitas para pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).

Pemberlakuan dilakukan selama dua waktu, pertama mulai tanggal 22 April 2021 sampai 5 Mei 2021 dan kedua mulai 6 Mei 2021 sampai 17 Mei 2021.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melarang pemudik mengunjungi Solo mulai 1 Mei sampai 17 Mei 2021. Masyarakat yang nekat mudik ke Solo tanpa membawa dokumen berupa identitas dan hasil negatif tes swab PCR atau swab antigen bakal dikarantina selama lima hari.

Kebijakan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran (SE) Nomor 067/1156 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Peran Satgas Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Solo tertanggal 19 April 2021.

Ahyani selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo menyampaikan bahwa hal tersebut bisa membantu menekan laju pertambahan kasus Covid-19.

Melansir tribunsolo pada hari Sabtu (24/4/2021), Ahyani menuturkan, “Kita melihat pengalaman di daerah lain, negara-negara lain, ketika melakukan pelonggaran, (kasus Covid-19) meledak seperti di India sudah out of control“.

Terlebih jumlah kumulatif kasus Covid-19 Kota Solo saat ini sudah menyentuh 10.377 kasus per 23 April 2021.

Jumlah itu terinci sebagai berikut: 9610 sembuh, 196 isolasi mandiri, 61 perawatan, dan 510 meninggal dunia.

Ahyani menambahkan, “Solo memang masih daerah kuning tapi perkembangannya yang terpapar dua minggu terakhir naik terus”.

“Kemarin sebetulnya ada pelonggaran itu jadi berdampak seperti ini Ini mengkhawatirkan. Semua harus waspada,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 meskipun sudah divaksin.

“Meskipun kita sudah divaksin bukan jaminan, diantara yang sudah divaksin masih ada beberapa persen yang tertular,” jelasnya.

“Perlu tetap waspada jangan terus merasa sudah divaksin bisa bebas,” ungkapnya.

Tags: , ,