Solo Alami Gempa Dipicu Sesar Lokal

Solo alami gempa bumi, Stasiun Geofisika Banjarnegara menegaskan hal itu disebabkan karena sesar lokal yang belum teridentifkasi data gempa nasional serta belum diketahui nama dan patahannya. Gempa tektonik tersebut merupakan gempa biasa dan tidak ada kaitanya dengan aktivitas Gunung Merapi.

“Ya, benar ada gempa dangkal di Solo dengan kekuatan energinya sangat kecil untuk bisa dirasakan warga di dalam rumah sekalipun,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Jateng, Setyoajie Prayoedhi, Minggu (20/9).

Menurutnya, gempa terjadi adanya aktivitas sesar lokal yang bergerak dua arah dan tiba-tiba aktif bersamaan. Ia mencatat sejauh ini belum ada laporan di lapangan warga merasakan gempa.

“Kami juga mencatat tidak ada gempa susulan setelah gempa utama muncul. Peta seismotektonik wilayah Jateng merupakan wilayah gempa,” papar dia.

Baca Juga:  Nikmati Acara Solo Batik Music Festival 2022 di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo 1-2 Oktober 2022

Ia juga mencatat sudah ada tujuh sesar lama yang aktif di wilayah Jateng, yakni sesar Semarang, sesar Muria Kudus, sesar Kendeng Pati, sesar Lasem, dan lainnya. Meskipun demikian, ia mengimbau pada masyarakat tidak perlu khawatir karena gempa tidak bisa diprediksi.

“Masyarakat tetap tenang dan tidak usah panik. Pada dasarnya gempa tidak bisa diprediksi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kota Solo diguncang gempa berkekuatan magnitudo 2,9. Data dilansir dari BMKG Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Gempa darat magnitudo (M) 2,9 terjadi pada pukul 10.23 WIB.

Gempa tersebut berada tujuh kilometer barat laut Kota Solo. Pusat gempa berada di 7.51 lintang selatan, 110.80 bujur timur, dengan kedalaman 13 kilometer.

Tags: , ,