Solo, Wonogiri, Sragen Zona Merah Covid-19

Berdasarkan peta zonasi risiko yang diperbarui Satgas Covid-19 Kota Solo, Wonogiri, dan Sragen, masuk kategori zona merah Covid-19.

Berdasarkan data dari peta zonasi risiko yang diperbarui Satgas Covid-19 per 13 Desember 2020, Kota Solo, Kabupaten Wonogiri, dan Sragen, masuk kategori zona merah Covid-19.

Menurut data per hari Sabtu (19/12/2020) lalu, Kota Solo yang menjadi wilayah zona merah mencatat angka kasus positif Covid-19 mencapai 3.826 kasus.

Rinciannya yakni 2.237 sembuh, 1.192 isolasi mandiri, 198 dirawat, dan sebanyak 199 meninggal dunia.

Sementara untuk wilayah Wonogiri, tercatat total kasus positif Covid-19 yakni mencapai 1.092.

Jumlah tersebut terinci sebagai berikut: 990 sembuh, 49 pasien dirawat inap di rumah sakit, 11 jalani isolasi mandiri dan 42 orang meninggal dunia.

Sedangkan wilayah Sragen yang juga masuk wilayah zona merah virus Corona, tercatat kasus positif Covid-19 totalnya mencapai 2.487.

Baca Juga:  Gibran Dilantik Jadi Wali Kota, Ini Harapan PKS Solo

Rincian dari angka tersebut yakni 1.890 sembuh, 421 pasien asimtomatis, 86 simtomatis, dan sebanyak 90 orang meninggal dunia.

Untuk informasi, peta zonasi risiko daerah dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan yang diterapkan Satgas Covid-19 pusat.

Dengan angka kasus Covid-19 yang masih tinggi di wilayah-wilayah tersebut, diharapkan agar masyarakat untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, serta menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

Ditambah sebentar lagi memasuki momen liburan akhir tahun yang dikhawatirkan dapat memicu terkait penambahan kasus karena mobilitas warga, khususnya bagi mereka yang mudik ke kampung halaman.

Baca Juga:  Kemendikbud Akan Mulai PTM di Bulan Juli, Ini Respon Ganjar

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah dalam usahanya untuk mengantisipasi mengenai penambahan kasus, pihaknya mengeluarkan kebijakan yakni mewajibkan setiap pendatang atau pemudik yang hendak masuk ke Jawa Tengah untuk menjalani rapid test antigen Covid-19 dan membawa surat keterangan hasilnya.

Bila hasilnya negatif, maka yang bersangkutan diperbolehkan masuk ke wilayah Jawa Tengah.

Kebijakan yang sama juga berlaku bagi pemudik atau pendatang yang hendak masuk ke Solo yang tidak membawa surat keterangan itu maka akan dikarantina paksa di Solo Techno Park.

Incoming search terms:

  • hari ini apakah di Sukoharjo dan Wonogiri masih menjalani rapid test dan karantina
Tags: , ,