Stakeholder FISIP UNS: Bisa Demo Tanpa Mencederai Nama Institusi

stakeholder FISIP UNS

Surakarta, SOLORAYA.ID – Mahasiswa UNS demo pada hari Senin, 20 Juli 2020 di depan gerbang UNS dengan beberapa tuntutan yang salah satunya tentang keringanan UKT akibat adanya Covid-19.

Stakeholder FISIP UNS akhirnya angkat bicara perihal aksi yang dilakukan mahasiswa. “Pada prinsipnya stakeholder FISIP tidak mempermasalahkan mahasiswa demo, menyampaikan aspirasi, atau apa yang menjadi unek-unek mahasiswa bisa disampaikan. Stakeholder UNS cuma kurang setuju atau sedikit kecewa dengan cara penyampainnya, seperti penggunaan tagar-tagar yang kurang positif yang mencederai institusi, simbol institusi”, tutur Kristina Setyowati sebagai Wakil Dekan Tiga FISIP UNS saat ini.

Terkait kebijakan UKT, tuntutan UKT yang disampaikan mahasiswa merupakan tuntutan klasik, kalau dulu merupakan SPP, kalau sekarang UKT yang jadi isu atau bahan demo.

Sebenarnya kebijakan UKT khususnya pada masa pandemi sudah dilakukan oleh rektor (UNS), dengan turunnya SK rektor nomor 18 tahun 2020 terkait dengan adanya pengajuan keringanan UKT, dalam SK tersebut mengatur tentang pembebasan UKT yang ditujukan kepada semua mahasiswa yang mengerjakan skripsi, tesis, maupun disertasi.

Keringanan yang dimaksud dalam SK tersebut yaitu mereka yang benar-benar terkena dampak Covid-19, misalnya orangtua mahasiswa meninggal karena Covid-19, pendapatan orangtua mengalami penurunan yang cukup drastis, misalnya sampai bangkrut, keringanan karena orang tuanya kena PHK sementara atau yang terkena PHK selamanya, poin lain adalah penundaan pembayaran sampai batasan waktu tiga bulan, maka UKT dapat dilakukan pembayaran tiga kali.

Setyowati menyebutkan bahwa FISIP UNS sudah mendata 450 mahasiswa untuk proses pembebasan UKT yang terdiri dari mahasiswa jenjang S1, S2 dan S3.

“Terkait demo kemarin, sampai hari ini stakeholder UNS tidak ada melakukan pemanggilan terhadap mahasiswa yang melakukan demo meskipun ada beberapa tagar yang terlihat mencederai institusi tempatnya mengabdi”, ungkapnya. **

Tags: , ,