Status Resmi WhatsApp Bisa Curi Rekening Bank?

Status Resmi WhatsApp Bisa Curi Rekening Bank?

Pekan ini, postingan Status yang dibuat oleh pihak WhatsApp mulai muncul di linimasa, berdampingan dengan konten Status dari pengguna biasa.

Meski hal tersebut guna meneruskan terkait informasi dari perusahaan, namun ada sebuah kabar yang beredar viral menuding bahwa Status unggahan resmi dari WhatsApp itu sebenarnya merupakan jebakan yang dibuat oleh scammer untuk mengambil alih rekening bank online pengguna.

Kabar tersebut tersiar lewat tangkapan layar yang memperlihatkan sebuah posting unggahan seorang warga Malaysia di Facebook.

Potongan pesan dari screenshot posting Facebook tersebut berbunyi, “Jangan tekan link hijau (status unggahan WhatsApp) itu. Kalau tekan, kemungkinan data account bank dan data pribadi akan dipindahkan”.

Baca Juga:  Pria Ini Raup Rp 667 Juta dalam 6 Minggu Berkat Aset Kripto NFT
Tangkapan layar postingan di Facebook soal Status WhatsApp
Tangkapan layar postingan di Facebook soal Status WhatsApp

Tak hanya itu saja, postingan tersebut juga menyertakan tangkapan layar program berita dari sebuah stasiun televisi Malaysia yang sedang membahas WhatsApp.

Lantas, benarkah status dari WhatsApp ini adalah jebakan scammer untuk mengambil alih rekening bank pengguna?

Ternyata, klaim status resmi WhatsApp mencuri data pribadi dan akun bank adalah salah.

Hal tersebut diakui sendiri oleh orang yang mengklaim sebagai pengunggah posting orisinilnya.

Dia menghapus postingan tersebut setelah mendapat penjelasan bahwa status yang diunggah oleh WhatsApp tidak berbahaya, kemudian meminta maaf karena telah menimbulkan kecemasan.

Postingan tersebut, sekadar dimaksudkan untuk menyebarkan kesadaran mengenai praktik scam di WhatsApp, meski isinya keliru dan menyesatkan.

Baca Juga:  Aplikasi Facebook dan Instagram Sempat "Down"

Tangkapan program berita yang disertakan pun tidak berhubungan karena membahas aspek lain dari WhatsApp.

Mengutip The Star pada hari Jumat (29/1/2021), sebelum dihapus, postingan Facebook tersebut sudah dibagikan setidaknya sebanyak 50.000 kali semenjak pertama dibuat. Kini pembuatnya sudah mengaku salah.

Seperti yang diketahui, pada Status resminya WhatsApp menuliskan bahwa WhatsApp akan membagikan informasi di Status, di mana pengguna akan memperoleh informasi dan pembaruan fitur baru langsung dari WhatsApp.

Incoming search terms:

  • Status whatsapp scammer
Tags: , ,