Status Tanggap Darurat Erupsi Gunung Merapi di Klaten Diperpanjang Sepekan

Status Tanggap Darurat Erupsi Gunung Merapi di Klaten Diperpanjang Sepekan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten memperpanjang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Letusan Gunung Merapi hingga sepekan ke depan mulai Selasa (17/11/2020) hingga Selasa (24/11/2020).

Hal tersebut dilakukan lantaran status Gunung Merapi hingga saat ini masih siaga.

Perpanjangan status Tanggap Darurat Bencana Letusan Gunung Merapi tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 360/325 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Letusan Gunung Merapi.

Pada hari Senin (16/11/2020) lalu, surat keputusan tersebut telah ditandatangi oleh Sujarwanto Dwiatmoko selaku (Pjs) Bupati Klaten.

Sip Anwar -Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten- mengatakan bahwa “Status tanggap darurat kembali diperpanjang untuk satu minggu kedepan. SK-nya sudah ditandatangani oleh Pjs Bupati kemarin”.

Menurutnya, perpanjangan status tanggap darurat bencana letusan gunung Merapi tersebut telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga:  Pemkab Karanganyar Percepat Penanganan Covid-19

Ia juga menambahkan, dalam surat keputusan tersebut, perangkat daerah diminta untuk segera menjalin koordinasi dengan para pihak terkait dan masyarakat untuk mengambil langkah-langkah antisipasi penanganan bencana.

Pihaknya menyampaikan bahwa segala biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya keputusan ini dibebankan pada anggaran pemerintah.

Anggaran pemerintah yang dimaksud adalah mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Klaten.

“Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal yang ditetapkan,” tambahnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, status Gunung Merapi yang semula adalah waspada naik menjadi siaga. Status tersebut dinaikkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada hari Kamis (5/11/2020) silam.

Tags: , ,