Strategi Branding di Mata Pelaku Usaha di Solo

Branding adalah strategi dalam dunia bisnis yang memiliki tujuan memperkenalkan produk secara masal. Biasanya branding ini dilakukan dengan memberikan kemasan yang  unik dan menarik, sesuai dengan perkembangan yang ada.

Berbicara mengenai branding, CEO dari 3 unit usaha bidang percetakan (PT. Cendana Printama), layanan jasa digital advertising  (Plaza Studio) dan FnB (Plaza Kuliner Indonesia), Aris Nugroho, dalam wawancara eksklusifnya dengan Soloraya.id, menjelaskan bahwa branding pada dasarnya adalah bagaimana seseorang itu dikenal sebagai apa dan siapa sehingga terbentuklah sebuah reputasi

Saat dirinya akan merintis perusahaan percetakan di Solo pada tahun 2008 silam dan berkeinginan untuk menjadi tempat percetakannya nomor satu, dirinya mulai melakukan beberapa strategi branding,  mulai dari bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik hingga teknologi yang  digunakan.

Tak tanggung-tanggung, Aris memulai perintisannya dengan menghadirkan mesin cetak dengan teknologi terbaru dari Jepang yang saat itu belum pernah dipakai oleh rekan-rekan sesama pengusaha percetakan pada umumnya. Gebrakannya ini membuat reputasi usahanya naik secara signifikan, meskipun saat itu platform media sosial belum begitu merebak seperti sekarang

Momentum juga menjadi sarana bagaimana Aris melakukan strategi branding-nya melalui gebrakan-gebrakan yang dia lakukan  melalui  pelayanan yang cepat dengan harga terjangkau namun memiliki kualitas yang bisa diandalkan.

Momentum lain yang Aris pakai adalah begitu banyaknya perusahaan penerbit di Solo Raya dan penyedia  layanan percetakan masih minim dan banyak yang kewalahan, sehingga hal itu menjadi sebuah potensi bagi Aris dan pertimbangannya dalam membeli mesin cetak baru langsung 2 unit sekaligus dan memberikan layanan selama 24 jam.

Baca Juga:  Kapolsek Klaten Kota Digugat Karena Menahan Penangkap Maling Sepeda

Memasuki era media sosial dengan beragam pilihan platform memberikan dampak yang besar bagi Aris karena wadahnya untuk branding semakin diperluas dan akhirnya membuat dirinya bertemu dengan klien-klien yang tidak hanya dari area Solo Raya saja, namun hingga level nasional

Dari perkembangan yang signifikan inilah, dirinya mulai merambah ke dunia Food and Beverage (FnB) dan digital advertising. Melalui dua unit usaha baru yang Aris rintis  ini, dirinya bisa memperkenalkan reputasi desain percetakannya lebih luas.

Contoh,  usaha FnB yang dirintis ini untuk desain kemasannya menggunakan jasa perusahaan percetakannya, sehingga secara otomatis, reputasi perusahaan percetakannya makin kuat. Selain itu, untuk unit digital advertising yang  awalnya digunakan sebagai bentuk strategi branding di dunia digital untuk usaha percetakannya, justru menerima projek dari luar perusahaan, sehingga 3 unit usaha ini saling bersinergi satu dengan yang lain. Di satu sisi memperkuat reputasi  perusahaan, di sisi lain menjadi pundi-pundi baru

“Mau tidak mau branding itu penting, jadi kita harus bisa menjembatani apa yang diinginkan customer” jelas Aris kepada Soloraya.id, Senin (07/09/2020)

Baca Juga:  Angka Kasus Covid-19 Solo Tembus 1.007 Orang

Aris juga mengemukakan bahwa pada dasarnya saat seseorang berhasil dalam bisnis, branding itu pasti jadi terabaikan sehingga diperlukan pihak luar yang secara profesional mengelola  branding tersebut. Apalagi selama masa pandemi ini justru memberikan imbas yang besar secara positif untuk Aris karena banyaknya usaha-usaha baru yang butuh solusi branding.

Sebagai bentuk pengabdian sosial, Aris juga membuka kelas Millennial Business School (MBS) yang memberikan pelatihan bisnis kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)  milenial Solo secara gratis. Selain branding, dalam sesi itu juga diberikan pelatihan  menghitung laba rugi serta sistem manajerial dalam berbisnis. Namun karena masa pandemi, saat ini kelas diberhentikan sementara. Sebelumnya, MBS telah merilis sekitar 25 anak didiknya yang siap menjadi pelaku UMKM

Di akhir wawancara, Aris memberikan pesan bahwa dalam situasi apapun harus terus belajar karena dalam setiap kesulitan ada peluang dan peluang ini hanya bisa diambil oleh orang-orang yang siap, baik secara mental ataupun materi

“Kita mau dikenal orang seperti apa atau produk kita mau diingat customer kita seperti apa, ya kita harus memulainya dari sekarang.” Pungkas Aris

Tags: , , , ,