Tahapan Pilkada Solo Sesuai Prokes, Penerapannya Tetap Dievaluasi

Tahapan Pilkada Solo Sesuai Prokes, Penerapannya Tetap Dievaluasi

Seperti yang telah diketahui, Cawali Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa siap untuk ditegur apabila memang ada hal yang dianggap salah pada dirinya.

Hal ini terkait soal kegiatannya dan termasuk pendaftaran, yang selalu didampingi oleh Bawaslu Solo.

Untuk informasi, saat pendaftaran Pilkada Solo beberapa waktu lalu tersebut, massa yang mengantar Gibran-Teguh dari DPC PDI Perjuangan Solo sudah sesuai aturan yakni di bawah 50 orang.

Gibran mengatakan, “Kalau ada sesuatu yang salah, monggo langsung ditegur, saya siap ditegur dan mendapatkan hukuman”.

Sementara itu, Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak selaku Kapolresta Solo menyampaikan bahwa semua tahapan pelaksanaan dalam Pilkada Solo berjalan sesuai penerapan protokol kesehatan, dan sesuai PKPU No. 13 tahun 2020.

Baca Juga:  Jelang Debat Kedua, Bajo Kapok Pelajari Kisi-kisi KPU

Ade Safri menuturkan, “Setiap pelaksanaan tahapan Pilkada di Solo selalu dilakukan analisa dan evaluasi antara Polri, KPU, dan Bawaslu”.

Lalu penerapan protokol kesehatan, tim kampanye kedua pasangan calon juga berkomitmen menjaga ketentraman Kota Solo.

Semua bersepakat untuk mewujudkan Pilkada yang aman, damai, sejuk, dan sehat.

Terkait adanya anggapan dari ormas FPI di media sosial, mengenai kerumunan ketika pendaftaran paslon di KPU waktu itu, Kapolresta solo menegaskan bahwa telah dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.

“Kerja sama masing-masing baik tim kampanye, pemenangan, parpol pengusung hingga pendukung sejauh ini luar biasa,” tambahnya.

Sebelumnya, Aziz Yanuar selaku pengacara FPI menilai bahwa polisi bersikap tidak adil karena hanya mempermasalahkan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Rizieq dan FPI pada acara pernikahan putri Rizieq dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan.

Baca Juga:  Tim Gabungan Bersenjata Tertibkan Baliho Habib Rizieq di Solo

Aziz menyampaikan bahwa banyak kegiatan lain di berbagai daerah yang menimbulkan kerumunan, namun tidak pernah ditindak oleh polisi.

Aziz pun mencontohkan sejumlah kegiatan di berbagai daerah yang melanggar protokol kesehatan, tapi tak pernah tersentuh hukum.

Salah satunya yakni kerumunan saat putra Presiden Joko Widodo adalah Gibran Rakabuming mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Solo.

Tags: , ,