Tak Ada Penyidikan Di Seluruh Polsek Solo, Fungsi Intelijen akan Diperkuat

Tak Ada Penyidikan Di Seluruh Polsek Solo, Fungsi Intelijen akan Diperkuat

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, seluruh Polsek di jajaran Polresta Solo tidak bisa lagi menggelar proses penyidikan. Hal ini sesuai dengan Surat Kapolri No. B/1092/II/REN.1.3/2021 tentang kewenangan polsek tertentu.

Sehubungan dengan hal ini, jajaran Polresta Solo akan menguatkan intelijen di tingkat Polsek yang berfungsi sebagai deteksi dini.

Pada hari Jumat (16/4/2021), Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak selaku Kapolresta Solo menjelaskan bahwa implementasi aturan itu bukan berarti jajaran Polsek di Solo apatis terhadap sebuah kejadian maupun kejahatan.

Aturan tersebut tetap membuat Polsek wajib menerima aduan atau laporan dari masyarakat untuk melakukan penyelidikan.

Kemudian, penyelidikan tersebut untuk mencari tahu aduan atau laporan itu memenuhi unsur pidana atau tidak memenuhi.

Bila aduan tersebut memenuhi unsur pidana, maka proses penyidikan dilanjutkan di Polresta Solo.

Ade juga menambahkan bahwa Polsek diberi wewenang menyelesaikan perkara di luar pengadilan atau restorative justice.

Tetapi, penerapan itu harus memenuhi syarat material maupun formal.

Syarat tersebut seperti pelaku bukan residivis dan kejahatan tanpa korban jiwa.

Ade mengatakan, “Kalau tercapai kesepakatan kedua pihak korban dengan terlapor output-nya berupa surat perintah penghentian penyelidikan. Kalau sudah di Polres juga bisa, bentuknya surat perintah penghentian penyidikan”.

Ade menjelaskan anggaran penyidikan di polsek tengah diubah digeser ke polresta dan fungsi Bhabinkamtibmas dan Intelijen di wilayah polsek jajaran Solo bakal diperkuat.

Hal tersebut untuk menjaga proses pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tags: , ,