Tak Bisa Jualan Selama PPKM, PKL Karanganyar Dapat Kompensasi

Tak Bisa Jualan Selama PPKM, PKL Karanganyar Dapat Kompensasi

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Lawu, seputar Alun-Alun Karanganyar dan Taman Pancasila menerima bantuan sebesar Rp 300 ribu sebagai kompensasi atas penutupan usahanya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung.

Pencairan dananya ditangani oleh Disdagnakerkop UMKM.

Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar menerangkan bahwa PKL yang mendapatkan kompensasi yakni sebanyak 626 orang.

Kompensasi itu diberikan kepada para pedagang dan PKL tersebut sebagai bentuk apresiasi dan perhatian dari pemerintah karena sudah ikut menjalankan program PPKM.

Petugas dinas perdagangan memberdayakan koordinator paguyuban untuk melakukan verifikasi. Sesuai instruksi bupati, durasi berjualannya di fasilitas publik dikurangi selama PPKM. Sebagian besar yang menganggap waktu yang tersisa tidak efektif, memilih tutup.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Yuli sapaan akrab Bupati Karanganyar itu menuturkan, “Dulu kan saya sampaikan, karena mereka penghasilannya dari situ”.

Bupati menjelaskan, “Ada 626 pedagang yang terima bantuan. Jangan dilihat nilainya, tapi ini perhatian dari pemerintah, karena mereka kehilangan penghasilan. Mereka kan berjualan di area fasilitas umum, yang harus ditutup selama PPKM berlangsung”.

“Masing-masing dibantu Rp 300 ribu. Sekali saja,” ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa penyerahan bantuan akan dilakukan secara bertahap dan diatur supaya tidak berkerumun

Sebagai syarat untuk mendapat kompensasi, para PKL tersebut diminta untuk membawa KTP dan fotokopi KK.

Setelah didata di meja pendaftaran, mereka langsung menerima uang senilai Rp 300 ribu.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Usai menerima uang, PKL akan difoto sebagai bukti bahwa yang bersangkutan sudah menerima bantuan.

Tags: , ,