Tak Pakai Masker di Karanganyar, Siap-Siap Kena Sanksi

Tak Pakai Masker di Karanganyar, Siap-Siap Kena Sanksi

Pemerintah Kabupaten Karanganyar gencar melakukan operasi rutin penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Karanganyar.

Langkah tegas telah dilakukan Pemkab setempat yakni salah satunya dengan memberikan sanksi push up, squat jump hingga menyanyi lagu Pancasila bagi warga dan pengendara yang kedapatan tidak memakai masker.

Pemberian sanksi tersebut dilaksanakan secara bertahab di wilayah wilayah Kabupaten Karanganyar, yang dimulai dari Kecamatan Colomadu dengan alasan kecamatan tersebut jumlah kasus Covid-19 cukup tinggi, yakni mencapai 11 kasus dan masih dalam proses perawatan.

Bersama Polri dan TNI, pemerintah kecamatan menggelar razia di depan kantor kecamatan setempat. Alhasil, belasan pengendara roda dua kedapatan tak memakai masker. Mereka lantas diminta push up, squat jump dan menyanyi lagu Pancasila.

Baca Juga:  Acara Ulang Tahun Keluarga Asal Bumi Solo Bikin Rantai Covid-19 Jadi Panjang

Salah seorang warga setempat, Triyanto (30) menuturkan, “Tadi rencananya mau ke pasar. Tapi tergesa-gesa, jadi lupa bawa masker. Tidak tahu juga kalau ada operasi masker di depan kecamatan”.

Pratu Nursetyo -Anggota Koramil Colomadu- mengaku bahwa hukuman tersebut patut diberikan agar warga lebih berhati-hati dan menaati protokol kesehatan selama pandemi.

Ia menjelaskan, “Karena dalam peraturan itu tidak diatur sanksi atau denda yang jelas. Maka sanksi moral itu pantas diberikan”.

Senada dengan Nursetyo, Eko Budi Hartoyo -Camat Colomadu- menerangkan bahwa pemberian sanksi moral diberikan mengingat Kecamatan Colomadu terdapat puluhan warga yang terpapar virus corona.

”Mereka yang terjaring razia itu kami minta untuk memilih kertas undian yang berisi hukuman. Ada yang push up, squat jump, kemudian menyanyikan lagu Pancasila. Tujuan kami agar mereka dapat menjaga kesehatan dan menaati peraturan dari pemerintah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Hajatan dan Hiburan di Sragen Dilarang, Karanganyar Bebas Namun Terapkan Protokol Kesehatan

Sebelumnya, pada hari Selasa (22/7/2020) kemarin, di rumah dinasnya, Juliatmono -Bupati Karanganyar- memberi pernyataan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan rutin melaksanakan operasi pemakaian masker di sejumlah lokasi strategis dan menjadi tempat masyarakat berkumpul.

Namun, Pemkab Karanganyar tidak berencana untuk memberikan sanksi kepada masyarakat yang masih belum tertib menjalankan protokol kesehatan.

Dalam penjelasannya Juliatmono mengatakan, “Kami lakukan tindakan tegas, tetapi tidak ada sanksi. Tidak bisa memberikan sanksi. Tetapi lebih kepada sanksi moral”.

Tags: , ,