Taman Satwa Taru Jurug Solo Kembali Dibuka

Taman Satwa Taru Jurug Solo Kembali Dibuka

Pada hari Selasa (9/2/2021) kemarin, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) di Solo akhirnya dibuka kembali menerima pengunjung.

Seperti yang diketahui, TSTJ sempat ditutup pada hari Senin (1/2/2021) karena pertimbangan penyebaran virus Covid-19.

Bimo Wahyu Widodo selaku Direktur Utama TSTJ menyampaikan bahwa pembukaan kembali TSTJ sesuai surat edaran (SE) Wali Kota Nomor 067/205 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Solo.

Ia menjelaskan bahwa pembukaan kembali TSTJ juga atas persetujuan dari Ketua Dewan Pengawasan TSTJ.

Pada hari Selasa (9/2/2021) kemarin, Bimo menuturkan, “TSTJ boleh buka kembali dengan aturan SE yang baru. Di mana SE baru untuk destinasi wisata khususnya TSTJ pengunjung usia lima tahun ke atas boleh masuk”.

Bimo juga menambahkan bahwa pada prinsipnya TSTJ menerima pengunjung maupun tidak, operasional tetap berjalan normal.

Baca Juga:  Pemkab Sukoharjo Rumuskan Regulasi yang Atur Kegiatan Bulan Puasa

Hal tersebut karena TSTJ merupakan lembaga konservasi.

Pihaknya pun menyambut baik terkait pembukaan kembali operasional TSTJ. Operasional TSTJ dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

“Dan kita sudah siap menerima pengunjung kembali”, katanya lagi.

Guna melaksanakan protokol kesehatan, jumlah pengunjung yang datang ke TSTJ akan dibatasi.

Biasanya, pada hari normal setiap Minggu jumlah pengunjung mencapai 4.000 orang.

Selama pandemi Covid-19 jumlah pengunjung dibatasi sekitar 1.200 orang.

“Pengunjung kalau kita hitung maksimal Hari Minggu ada 4.000 orang. Kalau diambil 30 persennya maksimal 1.200 orang. Kalau ini sudah masuk semua nanti kita stop. Setelah ada yang keluar baru pengunjung lain boleh masuk,” tuturnya.

Baca Juga:  Minta Uang Secara Paksa ke Peziarah, Pembersih Makam Bonoloyo Ditertibkan

Terkait sistem pembayaran tiket, tidak ada perubahan.

Harga tiket masuk pengunjung sebesar Rp 25.000 (tiket pre-sale berlaku).

Pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Para karyawan juga batal dirumahkan meski jam kerjanya dikurangi hingga separuhnya. Bimo berjanji akan melakukan evaluasi kebijakan ini. Karyawan bisa kembali bekerja secara penuh jika jumlah wisatawan yang datang ke TSTJ sesuai harapan.

Sementara itu, Ahyani selaku Sekertaris Daerah (Sekda) Solo menyampaikan bahwa pembukaan kembali operasional TSTJ untuk memberikan ruang bagi masyarakat.

Ahyani mengatakan, “Nanti kita evaluasi dua mingguan. Kalau nanti kasusnya bertambah lagi kita rem lagi. Jadi main gas rem saja,”.

Tags: , ,