Tempat Hiburan Malam Bakal Dirazia BNN Solo Dan Polresta Solo

Tempat Hiburan Malam Bakal Dirazia BNN Kota Dan Polresta Solo

AKBP Ridho Wahyudi selaku Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN Kota Solo mengatakan bahwa secara masif Polresta Solo akan terus menggelar razia di tempat hiburan malam.

Kegiatan tersebut bukan hanya untuk menekan peredaran narkotika, tetapi juga untuk menunjukkan kepada masyarakat agar tidak main-main atau menyalahgunakan narkotika jenis apa pun.

Pada hari Senin (2/11/2020) kemarin, Ridho mengatakan, “Sinergi BNN dan Polresta Solo sudah berjalan. Jangan main-main dengan narkotika. Khususnya kepada masyarakat Solo yang suka ke tempat hiburan malam. Ini warning, hati-hati!”.

Menurut BNN Kota Solo tersebut, dalam razia BNN Kota Solo pada hari Minggu (1/11/2020) lalu, petugas mendapati ada sebanyak lima orang yang positif menggunakan narkoba berdasarkan tes urine.

Baca Juga:  FPI Solo Tepis Kultuskan Habib Rizieq

Tetapi, saat razia tersebut petugas tidak menemukan barang bukti narkotika pada lima orang itu.

Jika saat itu ada barang bukti narkotika, tentunya akan berlanjut pada proses penyidikan.

Ridho menjelaskan bahwa tes urine menjadi parameter awal untuk mengetahui seseorang mengonsumsi narkotika atau tidak.

Bila hasilnya positif pada indikator alat tes urine, seseorang itu wajib mengikuti konseling untuk memastikan.

Namun terkadang, seseorang yang tengah menjalani pengobatan dapat menjadi positif pada tes urine.

Ridho juga menegaskan bahwa selain razia, BNN Kota Solo juga fokus pada pencegahan seperti pencanangan kelurahan bersinar bebas narkotika.

Ia menjelaskan, “Kami juga segera membuat nota kesepahaman dengan stakeholder lain. Lalu, proses rehabilitasi turut melibatkan lingkungan”.

Baca Juga:  Jelang Debat Kedua, Bajo Kapok Pelajari Kisi-kisi KPU

Sementara itu, Kasubaghumas Polresta Solo Iptu Umi Supriati, mengatakan bahwa razia tempat hiburan malam itu untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat.

Dilakukannya razia skala besar itu juga agar masyarakat yang hendak melanggar hukum dapat mengurungkan niatnya.

Menurut Umi, dalam razia itu petugas juga fokus penegakan protokol kesehatan.

Ia menjelaskan, “Kami bersama BNN Solo tidak hanya fokus pada penyalahgunaan narkotika. Tetapi benda-benda seperti senjata tajam turut kami geledah. Kemudian, kami melaksanakan tes urine, hasilnya lima orang positif penggunaan narkotika”.

Tags: , ,