Terdakwa Kasus Intoleran di Solo Dituntut Hingga 2 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Intoleran di Solo Dituntut Hingga 2 Tahun Penjara

Sebanyak 11 tersangka dalam kasus kekerasan dan intoleran di Mertodranan, Solo menghadapi tuntutan dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Semarang.

Para terdakwa kasus tersebut dikenai tuntutan bervariasi, mulai dari 1 tahun 3 bulan hingga 2 tahun penjara.

Pada hari Rabu (27/1/2021) kemarin, Eko Budi Supriyanto selaku Humas Pengadilan Negeri Semarang mengatakan, “Sidang dengan agenda penuntutan dari jaksa penuntut umum digelar pada Selasa kemarin”.

“Total ada 11 terdakwa yang disidangkan kemarin. Ada yang dijerat dengan Pasal 170 dan 160 KUHPidana”, katanya.

Menurut Eko, majelis hakim menyidangkan 11 terdakwa sekaligus dan persidangan digelar secara daring.

Semua terdakwa mengikutinya dari dalam ruang tahanan.

Eko juga menyampaikan bahwa para terdakwa dituntut hukuman yang berbeda-beda lantaran disesuaikan dengan peran dan tingkat kesalahannya.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Pihaknya merinci, terdakwa atas nama Budidoyo dan Sugiyato dituntut hingga 2 tahun penjara.

Kemudian, terdakwa bernama Agus Nugroho dan Surono 1 tahun 3 bulan. Lainnya, Tri Hartono, Mochammad Syakir, Muhamad Misran, Wahyudin, Maryanto, Muhamad Lazmudi dan Arif Nugroho dituntut 1 tahun dan 6 bulan oleh JPU.

Seperti diketahui, aksi perusakan dan penganiayaan terjadi di Kawasan Mertodranan, Kelurahan/ Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo pada hari Sabtu (8/8/2020) lalu.

Aksi ini terjadi ditengah penyelenggaraan midodareni yang diselenggarakan oleh salah seorang warga. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun tiga orang mengalami luka-luka.

Tiga korban tersebut diantaranya adalah Habib Umar Assegaf (54), Habib Hadi Umar (15) dan Habib Husin Abdullah (57) harus menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang diderita.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Tidak hanya itu, aksi massa itu juga merusak sejumlah mobil yang berada di lokasi hingga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Tags: , ,