Terganjal Peraturan Kemenkumham, Shin Tae-Yong Belum Kembali Ke Indonesia

Terganjal Peraturan Kemenkumham, Shin Tae-Yong Belum Kembali Ke Indonesia

Shin Tae-yong (Manajer dan pelatih timnas Indonesia) juga belum datang ke Indonesia untuk bertemu dengan PSSI. Tujuan ia datang ke Indonesia guna membicarakan timnas U-19 Indonesia yang akan berlaga di Piala Asia U-19 2020 pada 14-31 Oktober mendatang di Uzbekistan.

Terkait ini, Gatot S Dewa Broto -Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)-, turut angkat bicara. Gatot mengatakan ia sempat menanyakan ke PSSI apakah Shin Tae-yong terganjal peraturan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) karena sampai saat ini belum datang juga.

Menurutnya, ada peraturan Kementerian HAM pasal 11 larangan warga negara asing untuk datang ke Indonesia akibat Covid-19. Larangan tersebut berlaku sejak 2 April sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Baca Juga:  KPK Kembali Periksa Satu Saksi Untuk Dalami Tersangka Fathor Rachman

Gatot menuturkan, “Jadi kemarin saya tanya ke Pak Iwan Budianto (Wakil Ketua Umum) apa Shin Tae-yong terganjal peraturan Kementerian HAM. Pak Iwan Budianto ternyata belum tahu tentang peraturan itu”.

Kemenpora bisa saja membantu PSSI untuk membawa Shin Tae-yong ke Indonesia. Itu terlampir dari pasal 6 Kementerian HAM, lanjut Gatot.

Syaratnya PSSI harus membuat surat ke Kemenpora untuk membantu membawa Shin Tae-yong ke Indonesia.

“Ya kalau seandainya terhalang, Kemenpora bisa membantu dengan senang hati,” Imbuh Gatot.

Kemenpora nantinya akan berkoordinasi dengan Kementerian HAM. Disamping itu, PSSI sendiri belum menghubungi Kemenpora untuk membawa Shin Tae-yong dan ofisial pelatih lainnya ke Indonesia.

“Belum menghubungi, cuma kemarin memang saya kasih tahu saja tentang peraturan itu.”

Baca Juga:  Kemendikbud Sebut 123 Mahasiswa Positif Covid-19 Pasca Demo UU Cipta Kerja

“Saya juga komunikasi dengan Deputi 1 Gugus Tugas apakah peraturan itu masih valid, dia bilang masih. Jadi kami bisa membantu PSSI,” tutup Gatot.

Sejak 3 April 2020 lalu, mantan pelatih timnas Korea Selatan itu memutuskan pulang kampung karena tidak ada lagi agenda timnas Indonesia akibat Covid-19.

Tags: , ,