Terkait Aturan PPKM, Dinas Perdagangan Solo Minta PKL Taat

Terkait Aturan PPKM, Dinas Perdagangan Solo Minta PKL Taat

Heru Sunardi selaku Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo meminta kepada pedagang kaki lima untuk mengikuti aturan yang diterapkan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Ia juga mendukung pemberian sanksi tegas terhadap pedagang yang melanggar.

Pada hari Selasa (26/1/2021) kemarin, Heru menuturkan, “Kami harus tegas, kalau memang ada pelanggaran ya harus menegakkan sanksi yang berlaku”.

Seperti yang diketahui, saat ini sudah ada 8 warung makan yang harus ditutup paksa karena melanggar protokol kesehatan.

Heru menyebut bahwa pemerintah telah melakukan sosialisasi terhadap aturan selama PPKM, terutama terkait pembatasan jumlah pembeli agar tidak terjadi kerumunan.

Pihaknya optimis semua pedagang sudah mengetahui aturan yang berlaku tersebut.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Selain itu, Pemkot Solo juga memberi kebebasan jam operasional bagi para PKL, terutama usaha sektor kuliner.

Hal tersebut diberikan agar perekonomian masyarakat tidak terganggu.

Heru menambahkan, “Yang pasti taat aturan mengenai pembatasan jumlah pembeli”.

Sementara itu, Arif Darmawan -Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Solo- menyebut bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terkait penerapan PPKM di tahap pertama kemarin.

Pihaknya masih banyak mendapati pelanggaran protokol kesehatan.

Arif mengatakan, “Sekitar 70 persen pelanggaran kami temukan di warung angkringan”.

Pelanggaran tersebut paling banyak adalah penjual yang tidak membatasi jumlah pembeli dan membiarkan pembelinya berkerumun.

Arif menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya sudah memberikan surat peringatan kepada 171 pedagang warung angkringan.

Tags: , ,