Terkait Kasus Infrastruktur, KPK Periksa Keterangan Sekda dan Mantan DPRD Kota Banjar

Terkait Kasus Infrastruktur, KPK Periksa Keterangan Sekda dan Mantan DPRD Kota Banjar

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan, penyidik KPK mengkonfirmasi keterangan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjar, Jawa Barat (Jabar) Ade Setiana.

Menurut Ali, yang bersangkutan sempat ditanya penyidik KPK terkait pengetahuannya mengenai tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) Wali Kota Banjar.

KPK memeriksa Ade sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar, Jawa Barat, Tahun Anggaran 2012 sampai 2017. Pemeriksaan digelar di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Ade Setiana dikonfirmasi pengetahuan saksi antara lain mengenai tugas pokok fungsi jabatan wali kota,” ucap Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Baca Juga:  5 Orang Saksi Kembali Diperiksa KPK Terkait Kasus PT Waskita Karya

KPK dalam kesempatan ini juga memeriksa empat (4) orang saksi lainnya dalam penyidikan kasus tersebut yang juga digelar di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat.

Keempat saksi yang diperiksa adalah Staf Bagian Bisnis (Kredit) BJB Banjar Diki Muhammad, Pemimpin BJB Banjar periode 2012-2017 Aceu Roslinawati, PNS Pemkot Banjar Citra Reynantra, dan wiraswasta atau mantan anggota DPRD Kota Banjar 2009-2018 Soedrajat Argadireja.

“Untuk saksi Diki Muhammad dan Aceu Roslinawati, penyidik mendalami pengetahuan mereka mengenai adanya transaksi perbankan terkait perkara ini yang diduga terdistribusi ke berbagai pihak,” jelasnya.

Saksi Citra Reynantra, dikonfirmasi penyidik mengenai adanya dugaan kegiatan usaha yang memanfaatkan pengaruh jabatan salah satu pejabat daerah Kota Banjar.

Baca Juga:  Sidang Perdana, Eks Sekretaris MA dan Menantunya Didakwa Terima Suap

“Saksi Soedrajat Argadireja alias Ajat Doglo Asep dilakukan penyitaan berbagai dokumen terkait perkara ini,” terangnya.

Sementara itu dalam kasus Banjar, KPK saat ini belum dapat menyampaikan secara detail pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka sebagaimana kebijakan Pimpinan KPK bahwa pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan.

Namun meski demikian, KPK juga telah memeriksa Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih. Penyidik KPK mengkonfirmasi Ade terkait kegiatan usaha atau bisnis keluarganya.

Tags: , ,