Terkait Kasus Penganiayaan Pesilat PSHT, Pengurus PSHT Solo dan Sukoharjo Beri Himbauan

Terkait Kasus Penganiayaan Pesilat PSHT, Pengurus PSHT Solo dan Sukoharjo Beri Himbauan

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua anggota pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atas nama Yodi Yudatama (20) dan Rio (20) mengalami peristiwa penyerangan dan penganiayaan dari kelompok yang tidak dikenal pada hari Selasa tanggal 15 September 2020 lalu.

Video rekaman dari CCTV mengenai peristiwa ini pun sempat beredar dan menjadi viral di sosial media.

Dari berbagai sumber, diketahui bahwa kejadian penyerangan dan penganiayaan ini terjadi setelah anggota PSHT selesai melakukan latihan rutin. Selepas makan malam, saat sampai di Jalan Slamet Riyadi tepatnya di depan kampus STIE AAS Makam Haji mereka dihadang kelompok bercadar yang tak dikenal sekitar pukul 02.00 WIB.

Menanggapi kejadian ini, pengurus PSHT Solo dan Sukoharjo memberi himbauan.

Di antaranya adalah menyerahkan penanganan kasus penyerangan dan penganiayaan ini kepada aparat kepolisian. Juga tentang larangan kepada para anggota PSHT agar tidak turun ke jalan.

Selain itu, Arif Hudayanto -Plt Ketua Cabang PSHT Surakarta Parluh 16 juga menyampaikan pesan bahwa jangan mudah terpancing pada ajakan-ajakan yang bernada provokasi.

KRA Sinto Suroto Notonegoro -Dewan Pertimbangan Cabang Khusus Keraton Pusat Madiun- juga mengatakan hal yang senada.

Sementara itu Plt Ketua Cabang PSHT Surakarta Parluh 17 Drs Heru Suprobo juga sepakat tentang menghindari pesan-pesan di sosial media yang bernada provokasi.

Seperti yang diketahui, peristiwa penyerangan dan penganiayaan tersebut sempat memancing ratusan orang yang disinyalir berasal dari kubu pesilat PSHT dan berkumpul di Plaza Manahan pada hari Selasa (15/9/2020) yang lalu.

Aparat sempat bertindak tegas dengan mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan kerumunan masa tersebut.

Kepolisian khawatir apabila terjadi kerumunan rawan muncul gesekan dengan kelompok lain, apalagi mereka datang dari berbagai daerah. Pada saat aksi tersebut sejumlah orang yang diduga sebagai provokator yang mengendarai dua mobil sempat dihentikan aparat kepolisian. Mereka diinterogasi sebelum akhirnya dibawa ke Mapolresta.

Incoming search terms:

  • psht solo
Tags: , ,