The Park Mall Solo Baru Jadi Mal Pertama di Indonesia Gelar Pameran Wayang Dunia

Wayang adalah sebuah seni boneka tradisional yang dimiliki setiap negara dengan corak dan karakteristik dari masing-masing negara tersebut. Indonesia dengan keberagaman budayanya memiliki beragam macam corak wayang yang unik, salah satunya adalah wayang kulit dari Jawa yang memiliki kisah pakem yang kuat dan penuh filosofi.

Oleh karena itu, dalam menyambut Hari Wayang Sedunia yang jatuh tempat hari ini, Sabtu (07/11/2020), The Park Mall Solo Baru bekerjasama dengan seorang fotografer asal Yogyakarta, Fauzie Helmy, menghadirkan acara pameran Dunia Semata Wayang. Acara ini dibuka secara resmi pada Jumat malam (06/11/2020) dan akan berlangsung hingga tanggal 8 November mendatang.

Acara  ini digelar di atrium utama The Park Mall Solo Baru, menghadirkan foto-foto karya sang fotografer Fauzie Helmy yang menampikan karakter wayang kulit. Ditemui oleh Soloraya.id, Fauzie mengatakan bahwa acara ini merupakan sebuah rangkaian yang rencana digelar di 8 kota, 7 negara, yaitu Tokyo, Hong Kong, Berlin, Singapura, Shanghai, Beijing, Abu Dhabi dan London, namun karena situasi pandemi Covid-19, rencana ini harus tertunda.

Untuk di Indonesia sendiri, dirinya mengatakan bahwa belum ada rencana sebelumnya karena bingung harus digelar dimana, sampai akhirnya pihak manajemen The Park Mall Solo Baru menjembatani untuk menjadi venue pameran karya-karya fotonya di Indonesia.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Solo Ancam Tutup Mall Bila Tak Taat Prokes

Fauzie juga menjelaskan bahwa konsep dari Dunia Semata Wayang sendiri adalah memperkenalkan karakteristik wayang kulit yang kuat di Indonesia, mulai dari bahan-bahan yang dipakai hingga kisahnya yang penuh filosfi sehingga dirinya tergerak untuk membuat karya fotografi yang menampilkan karakter wayang kulit dalam kehiduapan nyata saat  ini.

“Keunikan wayang Indonesia sangat berbeda, dari proses pemilihan kulit, menapahnya, mengukirnya, kemudian memberikan warna hingga saat dimainkan dalam sebuah lakon adalah proses panjang sehingga wayang ini sangat luar biasa”, ungkap Fauzie kepada Soloraya.id.

Fauzie juga memberikan apresiasi kepada The Park Mall Solo Baru karena sudah menjadi mal pertama di Indonesia yang menggelar pameran bernuansa wayang dan dia berharap pameran ini bisa menjadi percontohan untuk mal-mal lainnya.

Selain itu, Fauzie yang juga seorang dosen fotografi di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo dan Yogyakarta ini juga membidik para milenial untuk tertarik belajar tentang pewayangan melalui karya-karya fotografi pewayangan yang dikombinasikan dengan budaya modern saat ini. Salah satunya adalah mengambil kisah percintaan Rama dan Shinta dimana pengambilan fotonya dilakukan di Pantai Prangtritis Yogyakarta.

Baca Juga:  Zulkifli Hasan Minta Kader PAN Kerja Keras Menangkan Gibran-Teguh

Karya ini menceritakan perjalanan romansa dua sejoli yang penuh rintangan hingga akhirnya keduanya bisa mengatasinya seperti pahlawan super sejati dalam mitologi Hindu. Hal yang dapat dipetik adalah kewajiban untuk selalu menghormati, mencintai dan menjaga orang yang dicintai.

Sementara itu, dalam wawancara terpisah, Public Relation The Park Mall Solo Baru, Christina Tri Mawarti menjelaskan bahwa acara ini merupakan rangkaian dari hari jadi The Park Mall Solo Baru yang ke-7 yang mengambil tema ‘Nilai Dunia Semata Wayang’. Selain pameran fotografi, manajemen mal juga menghadirkan berbagai event lainnya selama 3 hari pagelaran, antara lain ada talkshow yang menghadirkan Fauzie Helmy sendiri, dan juga fotografer handal lainnya, seperti Darwis Triadi, Risman Marah, dan Arbain Rambey.

Sebagai bentuk dukungan terhadap akademisi Solo, manajemen mal juga menghadirkan dalang Solo, yaitu Bagong Pujiono dan Nanang Setiawan untuk bertukar pikiran mengenai wayang di era modern. Selain itu juga, diadakan lomba fotografi dengan tema wayang yang dapat diikuti oleh masyarakat secara umum.

Tags: , ,