Tidak Hanya Membunuh Banyak Orang Covid-19 Juga Membuat Dunia Resesi

resesi global

Surakarta, SOLORAYA.ID – Dunia sudah dihantui Covid-19 setelah kematian ribuan orang di berbagai belahan dunia. Vaksin Covid-19 sudah mulai terdengar dalam bulan ini, namun gejolak baru timbul. Resesi terjadi di beberapa negara.

Hari ini (12/8/2020) Inggris mencatat pertumbuhan sejak 2009 atau 11 tahun lalu. Kantor Statistik Nasional, menyebutkan dalam basis tahunan (YoY), ekonomi berkontraksi atau -21,7% di kuartal II 2020.

Sebelumnya di basis yang sama pada kuartal I 2020, ekonomi -1,7%. The Guardian melaporkan bahwa Inggris mengalami resesi terparah sepanjang sejarah perekonomiannya.

Amerika Serikat telah memasuki jurang resesi di masa pandemi virus corona. Pada kuartal II tahun 2020, pertumbuhan ekonomi AS dilaporkan minus 32,9 persen. Padahal pada kuartal I tahun 2020 perekonomian AS sudah minus 5 persen.

Baca Juga:  Karanganyar Kini Masuk Zona Oranye Covid-19

Ekonomi Jerman menyusut 2,2% dalam tiga bulan pertama tahun ini karena pandemi virus corona mendorongnya ke dalam resesi angka resmi. Itu merupakan penurunan kuartalan terbesar sejak 2009, ketika negara itu dilanda krisis keuangan global.

Ekonomi Prancis menyusut 20% pada kuartal kedua karena resesi semakin dalam. Hal tersebut menandai kemerosotan tajam dalam resesi Prancis setelah ekonomi terbesar kedua zona euro itu berkontraksi 5,8% pada kuartal pertama.

INSEE mengatakan ekonomi bisa berkontraksi 8% sepanjang tahun 2020 dalam skenario yang tidak mungkin kembali ke aktivitas level sebelum krisis pada Juli dalam waktu cepat.

Hong Kong telah mengkonfirmasi sudah memasuki resesi pertamanya selama satu dekade karena terus dicengkeram oleh protes. Perekonomiannya menyusut 3,2% pada periode Juli-hingga-September dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, angka menunjukkan data awal sebelumnya.

Baca Juga:  Sempat Interaksi dengan Pegawai yang Positif Covid-19, 3 Dewas KPK Jalani Swab Test

Resesi Singapura lebih buruk dari perkiraan semula karena virus menghantam eksportir Asia. Resesi Singapura lebih dalam dari yang diperkirakan pada kuartal kedua karena pandemi virus korona memberikan pukulan besar bagi ekonomi yang bergantung pada perdagangan di Asia.

Negara kota itu telah terpukul keras oleh COVID-19 dengan negara itu diisolasi untuk sebagian besar kuartal kedua untuk mengekang penyebaran virus. Sri Mulyani sebagai pakar ekonomi mengatakan bahwa Indonesia juga bisa memasuki resesi. **

Tags: , ,

Tinggalkan Balasan