Total Kasus Positif Covid-19 di Karanganyar Mencapai 119

Total Kasus Positif Covid-19 di Karanganyar Mencapai 119

Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar per hari Selasa (21/7/2020) kemarin, total kasus positif Covid-19 di Karanganyar mencapai 119 orang.

Dari jumlah tersebut, tercatat ada 59 orang menjalani perawatan. Rinciannya yakni 11 orang menjalani isolasi mandiri dan 48 orang menjalani rawat inap di rumah sakit.
Sementara untuk jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal tercatat ada 4 kasus sementara 56 kasus dinyatakan sembuh.

Jika dibandingkan dengan jumlah kasus pada hari Senin (20/7/2020) yakni terdapat 110 orang.

Dari jumlah itu 51 orang menjalani perawatan. Dengan rincian, 5 orang sedang menjalani isolasi mandiri dan 46 sedang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Dari data dua hari kemarin, itu artinya pasien kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Karanganyar bertambah 9 orang. Namun, salah satu pasien dari Colomadu dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Baca Juga:  Pasar Gede Sisi Timur Ditutup Sepekan Imbas 11 Pedagang Positif Covid-19

Juliatmono -Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar- mengatakan penambahan sembilan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka tersebar di Kecamatan Jaten 2 orang, Gondang Rejo 2 orang, Karanganyar 1 orang, dan Kecamatan Colomadu 4 orang.

Ia menambahkan, “Dari sembilan itu, delapan orang di antaranya adalah tenaga kesehatan (nakes) dan satu orang di Kecamatan Gondangrejo itu karyawan yang bekerja di Beteng Trade Center. Nah delapan nakes itu, ada lima orang memilih isolasi mandiri sedangkan tiga orang dirawat di rumah sakit”.

Dari delapan nakes itu terdiri atas 5 orang di Rumah Sakit UNS, 1 orang di Rumah Sakit Kasih Ibu (RSKI), dan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moewardi (RSDM).

Mengenai pendataan tenaga kesehatan maupun medis yang tinggal di Kabupaten Karanganyar, Juliatmono mengaku belum berencana melakukan hal tersebut.

Baca Juga:  Apa Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran di Pilkada Solo 2020?

“Belum ke arah situ ya. Karena fokus kami saat ini adalah menyelesaikan pelacakan dulu. Mereka yang kontak erat dengan nakes tersebut. Yang terpenting kalau ada kasus melibatkan nakes atau siapa pun segera diinformasikan kepada wilayah terkait. Itu supaya kami lekas melaksanakan pelacakan,” imbuhnya.

Tags: , , ,