Tujuh Saksi Telah Diperiksa KPK Terkait Kasus Dinas PUPR Pemkot Banjar

Tujuh Saksi Telah Diperiksa KPK Terkait Kasus Kasus Pemkot Banjar

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan, penyidik KPK telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam penyidikan penanganan perkara kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat (Jabar).

Menurut Ali, saksi-saksi tersebut telah diperiksa dan ditanya penyidik KPK terkait proses penyidikan kasus perkara dugaan korupsi sejumlah proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar, Tahun Anggaran (TA) 2012 sampai 2017.

“Penyidik KPK pada Rabu (7/10/2020) kemarin telah selesai memeriksa saksi-saksi terkait kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Pemerintah Kota Banjar (Jawa Barat) Tahun Anggaran (TA) 2012 sampai 2017,” kata Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Baca Juga:  Tanggapan Hotman Paris Hutapea Terhadap UU Cipta Kerja

“Saksi Galih Achmad Nugraha dan Boyke Dewangga Putu Uci dikonfirmasi penyidik KPK terkait proses dan alur transaksi perbankan terkait perkara ini yang diduga juga mengalir ke berbagai pihak,” jelasnya.

“Saksi Agus Saripudin dan Bayu Kusuma dikonfirmasi penyidik KPK mengenai pengetahuan saksi terkait pelaksanaan beberapa proyek yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kota Banjar Tahun Anggaran 2012 s/d 2017,” terangnya.

“Saksi Artri, Dadang Alamsyah dan Fitriah, penyidik KPK melakukan penyitaan berbagai barang bukti diantaranya dokumen-dokumen yang terkait dengan perkara ini,” tambahnya

Ali menjelaskan, lokasi pemeriksaan saksi-saksi tersebut dilakukan penyidik KPK di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jabar, Jalan Jenderal H. Amir Machmud No.50, Campaka, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat.

Tags: , ,