Untuk Dukung Kinerja Satgas Covid-19, Pemkot Solo Akan Rekrut Sukarelawan Medis

Untuk Dukung Kinerja Satgas Covid-19, Pemkot Solo Akan Rekrut Sukarelawan Medis

Untuk mendukung kinerja dari Satuan Petugas atau Satgas Penanganan Covid-19, Pemkot Solo berencana akan merekrut sukarelawan medis.

Hingga saat ini Satgas sedang menyusun rancangan aturan untuk perekrutan tersebut.

Rancangan aturan tersebut yakni berupa surat keputusan (SK), termasuk perincian tugas-tugas dan honornya.

Ahyani selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo memperkirakan rekrutmen ini bisa berlangsung pekan kedua atau ketiga bulan November ini.

Pada hari Minggu (1/11/2020) kemarin, Ahyani menuturkan, “Mudah-mudahan minggu (pekan) kedua atau ketiga sudah ada yang mau. Kami menawarkan rekrutmen ini kepada para nakes”.

Mengenai tugas dari sukarelawan medis penanganan Covid-19 tersebut, di antaranya adalah meningkatkan angka kesembuhan dan menjadi tenaga surveilans.

Ahyani menambahkan, bahwa Satgas berupaya untuk menguatkan tracing dan meningkatkan angka penyembuhan.

Baca Juga:  Tahun 2021, Sekolah-Sekolah di Karangayar Siap PTM

Tidak hanya itu, sukarelawan medis tersebut juga untuk mendukung tugas pengawasan pasien positif Covid-19 yang menjalani karantina mandiri.

Juga bila memungkinkan, pihaknya ingin merekrut sukarelawan selain nakes. Para sukarelawan akan mendapatkan honor harian yang bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Solo.

Ahyani menjelaskan, “Nanti akan ada evaluasi yang melamar kan tugasnya jelas, bagian medis apa saja, tindakan medis apa saja. Nanti DKK yang seleksi. Apakah monitoring pasien, swab, dan lain-lain”.

Ia berharap bahwa tambahan sukarelawan medis ini bisa menambah napas bagi nakes yang saat ini masih berjibaku dengan pandemi Covid-19. Dengan targetnya adalah yakni akhir tahun ini jumlah kasus Covid-19 bisa ditekan.

Baca Juga:  Perayaan Malam Tahun Baru Dilarang di Karanganyar, Komenka: Imbasnya Minim Bagi Pelaku Seni

Di sisi lain, semakin tingginya jumlah kasus Covid-19 membuat beban kerja dari para nakes juga semakin bertambah, sementara tenaga yang ada jumlahnya juga terbatas.

Para sukarelawan tersebut nantinya akan ditugaskan di rumah sakit-rumah sakit yang menangani pasien Covid-19, pengawasan pasien karantina mandiri, dan juga tenaga surveilans pada puskesmas.

Tags: , ,