Usai Cetak Rekor Tertinggi, Harga Bitcoin Kini Anjlok 5 Persen

Usai Cetat Rekor Tertinggi, Harga Bitcoin Kini Anjlok 5 Persen

Pada perdagangan hari Jumat (8/1/2021) ini, harga Bitcoin turun lebih dari 5 persen.

Hal ini terjadi sehari setelah mata uang crypto tersebut sempat mencapai pada rekor harga tertingginya.

Mengutip dari Reuters, mata uang digital paling populer di dunia itu mengalami penurunan ke level US$36,61 ribu di bursa Bitstamp.

Untuk informasi, harga aset kripto tersebut kemarin sempat naik hingga menembus rekor tertingginya, yaitu Rp 500 juta per koin.

Berdasarkan catatan Indodax, secara tahunan (year on year), harga cryptocurrency populer itu sudah melonjak 400 persen. Sebagai catatan, harga Bitcoin hanya sekitar Rp 90 jutaan pada awal 2020.

Seperti yang diketahui, Bitcoin telah menguat lebih dari 700 persen sejak titik terendah pada bulan Maret lalu.

Baca Juga:  Antam Digugat Rp 871 Miliar, atau Setara 1,1 Ton Emas

Mata uang digital tersebut mencapai US$ 30 ribu untuk pertama kalinya pada 2 Januari, setelah melampaui harga US$ 20 ribu pada 16 Desember.

Tetapi, pelaku pasar telah memperingatkan mengenai akan adanya koreksi setelah pencapaian US$ 40 ribu.

Beberapa hal mempengaruhi lonjakan harga Bitcoin, di antaranya adalah meningkatnya permintaan dari institusi, perusahaan, dan baru-baru ini dari investor ritel telah mendorong lonjakan Bitcoin.

Sebab, banyak yang tertarik oleh prospek keuntungan yang cepat.

JP Morgan -Ahli Stategi- melihat bahwa mata uang digital telah muncul sebagai saingan emas dan dapat diperdagangkan setinggi US$ 146 ribu jika ditetapkan sebagai aset safe-haven.

Sementara itu, uang kripto lain pesaing Bitcoin yakni Ethereum merosot lebih dari 10 persen ke level US$ 1.064,89.

Tags: , ,