Usai Dilantik Jadi Wali Kota, Ini Prioritas Gibran

Usai Dilantik Jadi Wali Kota, Ini Prioritas Gibran

Wali Kota Solo terpilih yakni Gibran Rakabuming Raka, mengaku bahwa tidak ada persiapan khusus yang dilakukannya menjelang pelantikan.

Seperti yang diketahui, pelantikan Wali Kota Solo terpilih dijadwalkan digelar pada Februari 2021 mendatang.

Tetapi, Gibran mengatakan bahwa telah menemui beberapa kepala dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai persiapan masa transisi dirinya.

Pada hari Senin (11/1/2021) lalu, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menuturkan, “Ndak ada persiapan khusus. Hanya pertemuan dengan beberapa OPD. Ya biar nanti masa transisinya lancar. Beberapa OPD seperti bagian umum dan lainnya sudah saya temui”.

Ketika disinggung terkait programnya setelah dilantik, pasangan yang memperoleh suara sebanyak 225.419 itu kembali menegaskan bahwa akan memprioritaskan penanganan Covid-19 terutama dalam pemulihan ekonomi.

Baca Juga:  Polisi Larang Konvoi Di Penetapan Pemenang Pilkada Solo

Gibran menyampaikan, “Pemulihan ekonomi ini menjadi target utama tahun pertama pemerintahan saya. Selain itu, nanti vaksinasi juga kita kawal. Termasuk jaring pengaman masyarakat. Intinya kita ingin segera bangkit dari pandemi ini”.

Di samping itu, terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Solo saat ini, Gibran juga akan mengurangi kegiatan.

“Mengurangi kegiatan selama dua pekan ke depan. Nanti kalau harus melakukan pertemuan dengan orang banyak ya bisa dilakukan lewat zoom“, katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, penetapan pasangan cawali-cawawali terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo pada 21 Januari 2021 mendatang, akan berlangsung di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca Juga:  Polresta Solo Giatkan Patroli Cyber Jelang Pelantikan Gibran

Pemilihan waktu 21 Januari 2021 oleh KPU Solo untuk menetapkan pasangan cawali-cawawali terpilih merujuk Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19/2020.

Bersadarkan aturan tersebut, di Pasal 54 ayat (5) PKPU 19/2020 disebutkan bahwa penetapan pasangan cawali-cawawali terpilih paling lambat tiga hari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) meregistrasi perkara perselisihan hasil pemilihan di buku registrasi perkara konstitusi (BRPK).

Untuk informasi, registrasi perkara hasil pemilihan oleh MK yakni pada 18 Januari 2021.

Tags: , ,