UU Cipta Kerja Resmi Ditandatangani Presiden Jokowi

UU Cipta Kerja Resmi Ditandatangani Presiden Jokowi

Diberitakan sebelumnya, RUU Cipta Kerja telah disahkan oleh DPR menjadi UU Cipta Kerja pada 5 Oktober 2020 yang lalu. Kemudian naskah UU Cipta Kerja tersebut diserahkan ke Jokowi pada 14 Oktober 2020.

Seperti yang diketahui, UU Cipta Kerja menyulut protes dari banyak kalangan. Buruh, mahasiswa, hingga pelajar telah berkali-kali berdemonstrasi menolak undang-undang tersebut.

Pada hari Senin (2/11/2020) kemarin, Presiden Joko Widodo secara resmi telah meneken omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.

Undang-undang Cipta Kerja diundangkan dalam nomor 11 tahun 2020.

Pada tanggal yang sama, ditandatangani pula oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. UU ini masuk Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245.

Baca Juga:  Ditangkap KPK, Berapa Harta Kekayaan Menteri KKP Edhy Prabowo?

Yustinus Prastowo -Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bidang komunikasi strategis- membenarkan bahwa UU tersebut sudah diteken oleh Jokowi.

Yustinu menuturkan, “Resmi. Sudah tanda tangan”.

Keterangan yang sama juga diungkapkan oleh Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.

Fadjroel mengatakan, “Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menandatangani naskah UU Cipta Kerja pada tanggal 2 November 2020 menjadi UU No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja”.

Beleid yang menyatukan revisi sejumlah UU itu diklaim akan menarik investasi masuk ke Indonesia. Sehingga nantinya akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. “Cipta Kerja ini untuk rakyat dan masa depan Indonesia,” terang Fadjroel.

Dengan demikian, seluruh ketentuan dalam UU Cipta Kerja mulai berlaku sejak 2 November 2020. UU Ciptaker mengganti sejumlah ketentuan lama di UU Ketenagakerjaan, UU Perpajakan, dan sejumlah UU lainnya.

Tags: , ,