Vaksin Covid-19 Kloter Kedua Tiba di Solo

Vaksin Covid-19 Kloter Kedua Tiba di Solo

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kembali menerima vaksin Covid-19 Sinovac.

Untuk kali kedua ini, jumlah vaksin yang didatangkan lebih banyak dari jumlah sebelumnya, yaitu 11.500 dosis vaksin.

Untuk informasi, pada hari Selasa (26/1/2021) kemarin, vaksin kloter kedua tersebut tiba di Solo.

Kemudian vaksin tersebut disimpan di gudang farmasi Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Kecamatan Laweyan.

Siti Wahyuningsih selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menyampaikan bahwa vaksin yang didatangkan sebelumnya berjumlah 10.620 dosis.

Jumlah tambahan tersebut berasal dari data yang baru masuk di pemerintah pusat.

Ning, sapaan akrab Kepala DKK itu mengatakan, “Kemarin ada tambahan data dari pemerintah pusat sebanyak 425 orang. Maka yang datang kali ini lebih banyak dari data kita sebelumnya”.

Baca Juga:  Gibran Pastikan Pemudik Yang Nekat Pulang Ke Solo Langsung Dikarantina

Jumlah tambahan vaksin kloter kedua tersebut terinci sebagai berikut:10.620 dosis kedua bagi tenaga kesehatan (nakes) yang sudah disuntik vaksin Covid-19.

Dan sebanyak 850 dosis untuk data tambahan yang baru masuk.

Ning menambahkan, “Untuk tambahan 425 orang ini langsung disiapkan dosis pertama dan kedua, sehingga berjumlah 850 dosis. Masih ada sisa 30 dosis kita simpan dulu”.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai proses vaksinasi tahap pertama, Ning menjelaskan bahwa sudah mencapai hampir 80 persen.

Pihaknya juga mengungkap bahwa ada 2 ribuan orang dari tahap pertama yang belum divaksin.

“Menurut informasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Solo prosesnya paling cepat di tingkat nasional. Sebetulnya target saya hari ini selesai, tapi ternyata masih belum bisa,” tuturnya.

Baca Juga:  Soal Lanjutan Proyek Masjid Sriwedari, Ini Penjelasan Gibran

Untuk efek samping dari vaksin, menurut Ning rata-rata bergejala ringan.

Tetapi ada satu orang yang merasakan vertigo usai disuntik vaksin Covid-19.

Ning mengatakan, “Rata-rata hanya nyeri di lengan, pusing. Paling berat vertigo, itu hanya satu orang”.

Tags: , ,