Video Klarifikasi Duta Besar Palestina Terkait Kehadirannya di Deklarasi KAMI

Penjelasan Duta Besar Palestina Terkait Kehadirannya di Deklarasi KAMI

Duta Besar Palestina Zuhair Al-Shun memberikan penjelasan lengkap mengenai kesalahpahaman yang terjadi ketika beliau menghadiri deklarasi KAMI atas undangan Din Syamsudin.
Zuhair Al-Shun mengira bahwa undangan Din Syamsudin tersebut adalah untuk perayaan HUT RI ke-75.

Beliau hadir di acara tersebut hanya selama 5 menit dan langsung meninggalkan lokasi begitu mengetahui acara tersebut adalah deklarasi dari sebuah organisasi oposisi pemerintahan Indonesia yang sah.

Di akhir penjelasan, Duta Besar Palestina Zuhair Al-Shun menjelaskan lebih jauh mengenai hubungan bilateral Indonesia – Palestina saat ini. Juga hubungan baik antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

“Anda menyebut di konstitusi Anda (Indonesia) agar Palestina bebas. Itu tak disebut di tempat lain bahkan tak di negara Arab,” pungkas Zuhair Al-Shun.
Itu sebabnya Palestina sangat menghormati rakyat dan pemerintahan Indonesia saat ini.
“Jadi Insya Allah segera setelah pandemi corona, kita akan menyaksikan Presiden kami (Mahmoud Abbas), untuk menjadi tamu kehormatan Presiden Joko Widodo,” tambahnya.

Kembali terkait kehadirannya di acara deklarasi KAMI, Duta Besar Palestina Zuhair Al-Shun menyatakan permintaan maaf dan meminta menghentikan kesalahpahaman yang terjadi atas kehadirannya tersebut.

Acara deklarasi KAMI sendiri digelar pada hari Rabu (19/8/2020) kemarin siang.

Dalam acara tersebut hadir pula sejumlah tokoh diantaranya Din Syamsuddin, Refly Harun, Gatot Nurmantyo, MS Kaban, Titiek Soeharto, Said Didu, Ichsanuddin Noorsy hingga Rocky Gerung.

Deklarasi tersebut pun menuntut sejumlah hal. Salah satunya, adalah menuntut penghentian praktik korupsi, oligarki, dan dinasti politik.

Tags: , ,