Viral Suara Dentuman, Sinar, dan Sinyal Misterius 20 Detik di Bali

Viral Suara Dentuman, Sinar, dan Sinyal Misterius 20 Detik di Bali

Pada hari Minggu (24/1/2021) kemarin, sekitar pukul 10.00 Wita, Warga Buleleng, Bali, dihebohkan dengan suara dentuman misterius.

Suara dentuman tersebut terdengar sangat jelas hingga menjadi perbincangan di media sosial dan grup WhatsApp.

Bahkan ada warga yang mengaku mendengar dentuman saat berada di tengah laut.

Mengutip dari Tribun Bali, Komang Wagiastra (53) -nelayan asal Banjar Dinas Segara, Desa Kubutambahan- mengatakan, “Saat itu saya lagi nyari ikan di tengah laut, jaraknya sekitar 10 kilometer dari bibir pantai. Suaranya terdengar jelas, saya kira ada gardu yang meledak”.

Sejumlah warga lainnya juga mengaku melihat benda bersinar di langit sebelum terdengar dentuman.

Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, “Hasil penyeledikikan dan informasi yang diperoleh dari beberapa tempat di Buleleng seperti Pengastulan dan Dencarik bahwa suara ledakan tersebut terdengar setelah adanya semacam benda yang bersinar dri langit di arah barat laut Buleleng yang jatuh”.

Baca Juga:  Polri Duga Kebakaran Balongan Dipicu Kelalaian

Sementara itu, pada waktu dentuman terjadi, Pusat Gempa Regional (PGR) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar menemukan anomali sinyal di wilayah Buleleng.

Sinyal itu berdurasi 20 detik dengan besaran setara dengan magnitudo 1,1.

Pada hari Minggu (24/1/2021) lalu, Indira -Observer PGR BMKG Wilayah III Denpasar- menuturkan, “Durasinya 20 detik, kalau besarannya kami cek kira-kira skala 1,1 magnitudo”.

Meski memiliki kekuatan magnitudo, sinyal tersebut dipastikan bukan sinyal seismik gempa bumi.

Thomas Djamaluddin selaku Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menjelaskan bahwa pihaknya juga masih belum mengetahui penyebab dentuman apakah berasal dari benda langit yang jatuh.

Sebab, Lapan tidak memiliki alat pendeteksi meteor di dekat Bali.

Baca Juga:  Perangkat Desa Sragen Tewas Kena Jebakan Tikus

“Kalau benar ada saksi yang melihat bola api yang meluncur disertai ledakan, mungkin itu meteor besar atau asteroid yang memasuki atmosfer yang menyebabkan ledakan akibat gelombang kejut asteroid,” tutur Thomas.

Terpisah, Daryono -Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG- juga belum dapat mengonfirmasi penyebab dentuman yang terdengar di wilayah Buleleng.

Daryono mengatakan, “Jika laporan warga itu benar melihat meteor yang melintas di atas Bali, maka fenomena shockwave yang terjadi telah berubah menjadi gelombang seismik yang akhirnya dapat direkam oleh sensor gempa BMKG”.

Di sisi lain, Made Rentin -Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali- menyampaikan bahwa dari penelusuran di seluruh wilayah tidak ada ledakan di daratan.

Tags: , ,