Waspada! Orang Tanpa Tanda Gejala Di Klaten Berjumlah 407

Waspada! Orang Tanpa Tanda Gejala Di Klaten Berjumlah 407

Kewaspadaan warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terhadap persebaran Covid-19 yang mungkin harus ditingkatkan. Selain pasien positif , jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masih diduga terpapar Covid-19 terus meningkat.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, dari Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian (Gusgas PP) Covid-19 Klaten, Hari Senin (20/7/2020), berjumlah ada 407 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Klaten yang masih terpantau. Sedangkan OTG yang sudah selesai terpantau mencapai hingga 1.790 orang.

Jumlah kasus opositif Covid-19 di Kabupaten Klaten bertambah menjadi tiga kasus, yang dua di antaranya berasal dari Kecamatan Tulung serta satu berasal dari Kecamatan Juwiring. Dengan bertambahnya tiga kasus tersebut, jumlah kasus positif Covid-19 di Klaten mencapai jumlah 105 kasus.

Baca Juga:  Akhir Pekan Lalu, Kasus Covid-19 di Solo Cetak Rekor

Selain dari orang tanpa gejala (OTG) dan pasien positif Covid-19, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Klaten juga masih cukup banyak. Berjumlah ada 2.209 ODP dengan 2.168 orang selesai dipantau dan 41 orang lainnya masih dalam pantauan

Dari 105 kasus tersebut, berjumlah 49 orang dinyatakan sembuh dan enam orang meninggal dunia. Sisanya, ada 50 orang yang kini masih dalam menjalani perawatan dengan kondisi yang cukup baik.

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berjumlah 277 orang. Dari jumlah angka tersebut, dan dari pasien yang masih diawasi berjumlah sebanyak sembilan orang, sedangkan sisanya sudah selesai menjalani pengawasan.

Baca Juga:  Satpol PP Karanganyar Klaim Kesadaran Mengenakan Masker Meningkat

Dengan terus bertambahnya kasus membuat Rumah sakit di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang menangani pasien Covid-19 mulai menambah kamar isolasi. Hanya saja, penambahan kamar isolasi tersebut disesuaikan dengan kondisi tenaga kesehatan yang ada.

Seperti di RSD Bagas Waras Klaten, pengelola mulai menambah ruang rawat pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pasalnya, kondisi kamar isolasi pasien Covid-19 yang disiapkan sebelumnya sudah tidak lagi sebanding dengan jumlah pasien yang dirawat.

Tags: , , ,