Waspadai Hoax Soal Daftar Kartu Prakerja

Waspada Hoax Soal Daftar Kartu Prakerja

Dalam beberapa hari terakhir, beredar info mengenai pendaftaran Kartu Prakerja di beberapa grup WhatsApp, di mana cara pendaftaranya melalui situs www.prakerja.vip.

Mengetahui hal tersebut, Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk tidak mendaftarkan diri sebagai peserta program kartu prakerja di luar situs resmi karena pendaftaran hanya di situs www.prakerja.go.id.

Manajemen pelaksana pastikan situs www.prakerja.vip bukan situs resmi pendaftaran kartu prakerja milik pemerintah.

Saat ini pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 10 sudah ditutup dan belum ada informasi resmi, apakah akan dibuka kembali atau tidak.

Pada hari Senin (12/10/2020) ini, melalui akun media sosial PMO Kartu Prakerja, manajemen pelaksana menegaskan, “Alamat situs prakerja yang resmi hanya di www.prakerja.go.id“.

Baca Juga:  KPK Eksekusi Terpidana Suap Proyek Infrastruktur Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo

“Pastikan sobat tidak memberikan NIK, KK, Nomor HP, alamat email, atau data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab,” lanjutnya.

Untuk informasi, pemerintah memutuskan untuk tidak membuka pendaftaran gelombang 11 di tahun ini. Pasalnya kuota untuk anggaran tahun ini telah dipenuhi pada gelombang 1-10.

Kartu Prakerja pada 2020 memiliki target menjaring 5,6 juta warga negara Indonesia berusia di atas 18 tahun yang sedang tidak menempuh pendidikan formal dengan anggaran Rp 20 triliun.

Seperti yang diketahui, Kartu Prakerja merupakan salah satu program Presiden Joko Widodo di bidang pelatihan dan persiapan menghadapi dunia kerja, tetapi karena adanya pandemi Covid-19 sekarang ini diubah sedikit tujuannya menjadi semi bantuan sosial (bansos).

Baca Juga:  Uni Emirat Arab Resmikan Nama Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi

Kartu Prakerja tidak menggunakan kartu fisik, tetapi 16 angka unik seperti dalam kartu kredit, yang saldonya bisa dipakai untuk membayar pelatihan dalam platformnya.

Setiap penerima Kartu Prakerja mendapatkan bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pasca-pelatihan sebesar Rp 2,4 juta.

Insentif tersebut dibayarkan secara bertahap dalam waktu 4 bulan dengan besaran Rp 600 ribu setiap bulannya, serta insentif pasca-survei maksimal sebesar Rp 150 ribu untuk 3 survei evaluasi.

Tags: , ,