Wisata Baru Kota Bengawan dan Galeri Karya Seni Batik Siap Dibuka Minggu Depan

Rumah Heritage Batik Keris telah resmi menjadi galeri pameran karya-karya kain batik khas dari Batik Keris. Diresmikan bertepatan pada hari Batik Nasional, Jumat (02/10/2020) oleh Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.

Acara peresmian digelar tepat pada jam 08.00 WIB, dibuka oleh penampilan dari tari bernama “Roro Ngidap”. Kemudian acara dilanjutkan oleh sambutan dari pemilik dan penerus usaha Batik Keris, Lina Tjokrosaputro, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa bertepatan pada hari Batik Nasional ini, pihaknya bersyukur bisa menghadirkan wisata baru bagi kota Solo.

Dirinya juga menyampaikan bahwa sejak tahun 2016, hak kepemilikan gedung tua berusia hampir 1 abad ini telah kembali ke pihak keluarga Tjokrosaputro dan bisa merealisasikan apa yang menjadi mimpi dari almarhum Handiato Tjokrosaputro, suami dari Lina, untuk menjadikan bangunan yang merupakan milik dari leluhur keluarga, menjadi galeri untuk karya-karya batik nusantara dan produk-produk kerajinan.

Kemudian sambutan dari Wali Kota Solo, FX. Hadi Rudyatmo yang hadir mengenakan kaos bermotif batik serta mengenakan topi juga menyampaikan bahwa dengan dibukanya Rumah Heritage Batik Keris ini bisa menjadi kendaraan untuk membangkitkan ekonomi Indonesia, khususnya di Surakarta di tengah masa pandemi ini. Dirinya juga berharap bahwa galeri ini terbuka untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga dapat menjangkau masyarakat kalangan menengah kebawah.

Acara puncak yaitu berupa pemotongan tumpeng oleh Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo yang diberikan kepada manajemen Batik Keris. Ditemui oleh wartawan sesuai acara, pria yang akrab disapa Rudy ini mengatakan bahwa gedung hasil revitalisasi ini perlu diapresiasi, selain itu dirinya juga berharap bahwa pengrajin-pengrajin seni juga bisa dilibatkan.

“Pengrajin-pengrajin kecil itu bisa dilibatkan supaya bisa ikut memamerkan kerajinannya, sehingga bisa dinikmati oleh warga masyarakat menengah ke bawah.” Harap Rudy.

Ditemui pula oleh Soloraya.id, GPH Paundrakarna JS, yang berkolaborasi dengan Batik Keris melalui karya “Batik Bercerita” dengan 3 motif-nya ini mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan angan-angannya sejak lama dan dia bersyukur ditengah-tengah masa pandemi ini, impiannya bisa terwujud.

Baca Juga:  Kepala Sekolah Hingga Ormas, Deklarasi Tolak Demo Anarkistis Untuk Solo Kondusif

“Harapannya, kedepannya bisa menambah cakrawala dunia perbatikan Indonesia dan bisa laris manis, tanjung kimpul, disukai, digemari dan diborong oleh penyuka batik”, Ungkap Paundra.

Rumah Heritage Batik Keris yang berada diatas lahan 4000 m2 ini akan resmi dibuka untuk umum pada 5 Oktober 2020 mendatang. Namun publik hanya boleh mengakses Gedung C, yaitu Kafe Keris & Kitchen, kemudian Gedung B, serta taman. Sedangkan Gedung utama  akan diperuntukan untuk galeri dank lien-klien yang akan berkunjung by appointment.

Selama 1 bulan kedepan, akses masuknya gratis, dan untuk bulan berikutnya ada biaya tiket masuk yang digunakan untuk biaya pemeliharaan dan operasional. Rumah Heritage ini berada di Jl. Jl Perintis Kemerdekaan No 1, Laweyan, Solo yang merupakan pintu masuk ke kampung batik di Solo.

Tags: , ,