Yuk Kampanyekan, Stop Tembak Kucing!

Kasus kekejaman terhadap hewan akhir-akhir ini terus meningkat. Hewan yang seringkali tak mengerti apa-apa dianggap mengganggu kehidupan manusia, hingga akhirnya terjadilah kasus penganiayaan pada hewan khususnya kucing, yang marak diperbincangkan akhir-akhir ini di Soloraya.

Salah satunya ialah kasus penembakan terhadap kucing yang terus meningkat. Maraknya penembakan itu membuat para pecinta kucing yang tergabung dalam Rumah Difabel Meong menggelar Kampanye Stop tembak Kucing yang dilaksanakan di Atrium Palur Plaza Karanganyar kemarin (Minggu, 16/11/2020).

Harapannya dengan adanya aksi Kampanye Stop Tembak Kucing secara lunak ini dapat mengedukasi masyarakat khususnya pengunjung mall agar menghentikan penganiayaan terhadap binatang.

Bukan hanya mengkampanyekan saja, namun kegiatan ini juga diwarnai dengan berbagai macam lomba Tarung dome resque, kucing makan competition, parade fashion show couple kucing dan pemiliknya, serta pengobatan bersubsidi dan steril massal gratis.

Baca Juga:  Tahun 2021, Sekolah-Sekolah di Karangayar Siap PTM

Puncak acara Kampanye tersebut dilakukan Deklarasi Stop Tembak Kucing yang juga dihadiri dan disaksikan oleh pecinta dan penolong kucing dari berbagai daerah, antara lain Solo Raya, Yogjakarta, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Tegal. Selain itu juga Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se-Solo Raya, Organisasi kepemudaan dan jajaran DPC Perhimpunan Advokat Indonesia – Peradi Solo.

Banyaknya respon positif melihat aksi edukasi dan kampanye ini membuat beberapa dari pengunjung mall, pecinta, dan penolong kucing berharap agar kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini.

Salah satunya adalah Viyan asal dari Karanganyar, salah satu pemilik kucing yang mendaftarkan kucingnya untuk mengikuti lomba. Untuk pertama kalinya ia mendaftarkan kucing miliknya mengikuti lomba, menurutnya aksi ini baru pertama kali ia ketahui di area Mall khususnya Soloraya. Ia berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Di Karanganyar Tinggi, Satgas: Dinkes Gencar Tes Swab

Ada pun Kak Bimbim sebagai CO-Founder @rumahsinggahclow, yang jauh-jauh datang dari Bogor untuk mendukung kegiatan aksi Kampanye Stop Tembak Kucing ini. Ia berpesan kepada masyarakat Soloraya salah satunya juga untuk stop kekerasan pada kucing.

Adapun seruan yang memberikan pesan kepada masyarakat Soloraya dan sekitarnya dalam aksi ini yaitu “Jika Tak Cinta Jangan Sakiti”, “Peduli Kucing Kampung”, “Tak Harus Lebat Untuk Menjadi Hebat”,”Bulu Tipispun Bisa Jadi Manis”.

Tags: , ,